Monday, November 12, 2012

SLOGAN KESELAMATAN KERJA

Safety Slogan – Slogan Keselamatan Kerja



Banyak safety slogan di tempat kerja yang pernah kita baca atau iseng-iseng baca. Saya coba merangkainya dalam sebuah list panjang sehingga anda yang membutuhkan ide-ide atau tema kampanye keselamatan kerja dapat terbantu.
Daftar ini akan selalu di-update apabila saya juga menemukan ide-ide “gila” baru untuk memajukan keselamatan kerja di Indonesia melalui slogan. Yang terpenting adalah Keselamatan Kerja lebih dari sekedar slogan, akan tetapi kampanye keselamatan kerja tanpa “bungkus” yang menarik akan mudah terlupakan.

GENERAL SAFETY Safety Slogan di tempat kerja:

Kesadaran dan saling mengingatkan adalah kunci keselamatan.
Keselamatan kerja mulai dari rumah anda.
Keselamatan kerja lebih dari sekedar slogan.
Keselamatan anda dalam bekerja membuat keluarga bahagia.
Your safety is everyone’s responsibility, especially yours.
You can’t cure stupidity.
Work safe today–heaven can wait.
Don’t learn safety by accident.
Be alert–accidents hurt.
Alert today. Alive tomorrow.
When safety is first, you last.
An ounce of prevention is worth a pound of cure.
When in doubt, check it out.
When everything else fails, follow the instructions.
We all want to go home to our families at the end of the day
Unprepared = Unsafe.
Unnecessary risks may leave you on the sidelines instead of in the game.
There’s no such thing as new accidents, just new victims.
Avoid the worst. Put safety first.
Safe actions bring lasting satisfaction.
The stupid shall be punished.
The safe way is the right way.
Safety is a frame of mind – So concentrate on it — all the time.
The price of an accident is always high.
Safety is everyone’s responsibility.
Never think working safe is in vain when it could save a life-time of pain.
Safety isn’t expensive its priceless.
Safety is as simple as ABC… Always Be Careful.
Take the extra step for safety.
Safety is a cheap and effective insurance policy.
Safety has no quitting time.
Don’t be safety blinded, be safety minded.
Safety is a mission, not an intermission.
Invest in tomorrow. Practice safety today.
Safety first… because accidents last.
The door to Safety swings on the hinges of common sense.
Safety: expect the unexpected.
Don’t be safety blinded, be safety minded.
Safety comes in cans:I can, you can, we can.
Prepare & prevent instead of repair & repent.
Safety can distinguish you. Lack of safety can extinguish you.
Safety — a small investment for a rich future.
SAFE — Staying Accident-Free Everywhere
No safety know pain, know safety no pain.
Make safety first, and make it last.
Leave horse play to horses.
Learn from others mistakes, don’t have others learn from you.
Just because you always did it that way, doesn’t make it right.
It’s easier to ask a dumb question than it is to fix a dumb mistake.
Safety… You will regret if you forget.
It hurts to be unsafe.
Is better to lose one minute in life… than to lose life in a minute
Stay Alert, Stay Alive!
Informed is better than deformed.
Safety is a full time job, don’t make it a part time practice.
If you don’t think it’s safe, it probably isn’t. Stop the job and contact your supervisor.
Ignoring a warning can cause much mourning.
Good housekeeping prevents accidents.
Working safely each day will keep the doctor away.
Good habits will normally keep you out of bad trouble.
Get smart! Use safety from the start.
Get In S.T.E.P. Safety Takes Every Person.
Forget the nurse with safety first.
Get a grip. To prevent a slip, use hand rails.
Safety Awareness Helps Save Lives.
If you think safety is expensive, try ignorance.
“Hey, wanna see something cool?” (Last words uttered before a mishap)
Have another day – by being safe today!
Don’t put your life on the line. Think safety.
Don’t be safety blinded, be safety minded.
Chance takers are accident makers.
Be safety smart right from the start.
Safety First!
Better to be safe than to be sorry!
Your safety is everyone’s responsibility, especially yours.
Check yourself before you wreck yourself.
At work, at play, let safety lead the way.
Take 5 minutes to assess risk and you’ll safe.
PENCEGAHAN CIDERA JARI TANGAN
The Hand Safe
Aset kehidupan adalah keutuhan jari-tangan anda.
No hand and finger, NO JOB.

Thursday, November 8, 2012

MEMPERLAKUKAN TABUNG LPG YANG AMAN

Tips memilih dan memperlakukan tabung lpg

lpg pertamina 200x300 Tips memilih dan memperlakukan tabung lpg
LPG Pertamina
Seringnya kabar di media yang memberitakan bahwa banyak tabung gas LPG yang meledak sehingga banyak menyebabkan musibah kebakaran dan kematian. Sebenarnya tips dan apa saja sih yang harus kita ketahui tentang Tabung Gas LPG? Berikut ini adalah hal-hal yang mungkin sebaiknya anda tahu tentang gas LPG, sehingga anda akan aman untuk menggunakannya:
Pemilihan Tabung
  • Minimal 80% permukaan tabung LPG masih tertutup cat. Sedikit karat masih diizinkan, asal tidak terlalu dalam.
  • Tabung yang bagian bawahnya berkarat sebaiknya dihindari karena lebih kritis terhadap kebocoran.

  • Berat tabung harus tepat. Terlalu berat atau terlalu ringan dampaknya sama – sama merugikan.
  • Segel yang menutupi valve tabung tak boleh sobek atau tampak bekas diutak-atik. Selain sambungan las antara bagian atas dan bawah serta sambungan dengan kaki dan pegangan atas, tak boleh ada bekas las lain di tabung.
  • Pilih tabung berlogo Depnaker yang masa layak pakainya masih panjang.
  • Pilih tabung yang valve ulir atau dratnya masih baik. Jenis valve ulir bisa ditemui pada tabung LPG 5,5 kg dan 2,65 kg. Tabung isi 12 kg dilengkapi valve jenis alur klem. Tipe ulir lebih aman terhadap kebocoran dari dalam tabung, namun lebih rumit memasang regulatornya. Tipe alur klem sebaliknya, mudah dalam pemasangan regulator, namun regulatornya masih bisa berputar meskipun klem sudah dikunci.
Penempatan & Penggunaan
  • Letakkan Tabung LPG di area yang memiliki ventilasi bagus, ventilasi seharusnya di bawah karena sifat gas LPG adalah lebih berat dari udara. Llebih bagus lagi jika tabung di letakkan di luar area dapur (di balik tembok) kebanyakan di
  • Tabung LPG harus disimpan dalam posisi berdiri dengan valve di atas untuk meminimalkan bahaya jika bocor.
  • Nyalakan api terlenbih dahulu sebelum membuka saluran gas
  • Habiskan LPG dalam tabung sebelum menukarnya dengan tabung penuh. Faktanya, sekitar 20% dari tabung LPG yang kembali ke perusahaan isi ulang ternyata masih bersisa. Bisa jadi, tabung yang hanya berisi sedikit gas, tidak punya cukup tekanan untuk menyalurkan LPG ke kompor, sehingga pemiliknya menyangka tabungnya kosong. Mungkin regulatornya tidak berfungsi optimal, karena banyak endapan yang menyumbat saluran LPG.
Apa yang harus dilakukan jika mencium kebocoran gas
  • Jika mencium bau gas, segera matikan kompor gas
  • Buka lebar-lebar pintu, jendela, dan semua ventilasi.
  • Lepaskan regulator dan bawa tabung ketempat terbuka
  • Jauhkan dari sumber api
  • Jangan mematikan atau menghidupkan saklar listrik
Seringnya kabar di media yang memberitakan bahwa banyak tabung gas LPG yang meledak sehingga banyak menyebabkan musibah kebakaran dan kematian. Sebenarnya tips dan apa saja sih yang harus kita ketahui tentang Tabung Gas LPG? Berikut ini adalah hal-hal yang mungkin sebaiknya anda tahu tentang gas LPG, sehingga anda akan aman untuk menggunakannya:
Pemilihan Tabung
  • Minimal 80% permukaan tabung LPG masih tertutup cat. Sedikit karat masih diizinkan, asal tidak terlalu dalam.
  • Tabung yang bagian bawahnya berkarat sebaiknya dihindari karena lebih kritis terhadap kebocoran.

  • Berat tabung harus tepat. Terlalu berat atau terlalu ringan dampaknya sama – sama merugikan.
  • Segel yang menutupi valve tabung tak boleh sobek atau tampak bekas diutak-atik. Selain sambungan las antara bagian atas dan bawah serta sambungan dengan kaki dan pegangan atas, tak boleh ada bekas las lain di tabung.
  • Pilih tabung berlogo Depnaker yang masa layak pakainya masih panjang.
  • Pilih tabung yang valve ulir atau dratnya masih baik. Jenis valve ulir bisa ditemui pada tabung LPG 5,5 kg dan 2,65 kg. Tabung isi 12 kg dilengkapi valve jenis alur klem. Tipe ulir lebih aman terhadap kebocoran dari dalam tabung, namun lebih rumit memasang regulatornya. Tipe alur klem sebaliknya, mudah dalam pemasangan regulator, namun regulatornya masih bisa berputar meskipun klem sudah dikunci.
Penempatan & Penggunaan
  • Letakkan Tabung LPG di area yang memiliki ventilasi bagus, ventilasi seharusnya di bawah karena sifat gas LPG adalah lebih berat dari udara. Llebih bagus lagi jika tabung di letakkan di luar area dapur (di balik tembok) kebanyakan di
  • Tabung LPG harus disimpan dalam posisi berdiri dengan valve di atas untuk meminimalkan bahaya jika bocor.
  • Nyalakan api terlenbih dahulu sebelum membuka saluran gas
  • Habiskan LPG dalam tabung sebelum menukarnya dengan tabung penuh. Faktanya, sekitar 20% dari tabung LPG yang kembali ke perusahaan isi ulang ternyata masih bersisa. Bisa jadi, tabung yang hanya berisi sedikit gas, tidak punya cukup tekanan untuk menyalurkan LPG ke kompor, sehingga pemiliknya menyangka tabungnya kosong. Mungkin regulatornya tidak berfungsi optimal, karena banyak endapan yang menyumbat saluran LPG.
Apa yang harus dilakukan jika mencium kebocoran gas
  • Jika mencium bau gas, segera matikan kompor gas
  • Buka lebar-lebar pintu, jendela, dan semua ventilasi.
  • Lepaskan regulator dan bawa tabung ketempat terbuka
  • Jauhkan dari sumber api
  • Jangan mematikan atau menghidupkan saklar listrik

PERATURAN TENTANG PROTEKSI KEBAKARAN GEDUNG

Standar Nasional Indonesia (SNI) Tentang Proteksi Kebakaran

  • SNI 03-1735-2000—Tata Cara Perencanaan Akses Bangunan Dan Akses Lingkungan Untuk Pencegahan Bahaya Kebakaran Pada Bangunan Gedung.
  • SNI 03-1736-2000—Tata Cara Perencanaan Sistem Proteksi Pasif Untuk Pencegahan Bahaya Kebakaran Pada Bangunan Rumah Dan Gedung.
  • SNI 03-1745-2000—Tata Cara Perencanaan Dan Pemasangan Sistem Pipa Tegak Dan Slang Untuk Pencegahan Bahaya Kebakaran Pada Bangunan Rumah Dan Gedung.
  • SNI 03-1746-2000—Tata Cara Perencanaan Dan Pemasangan Sarana Jalan Ke Luar Untuk Penyelamatan Terhadap Bahaya Kebakaran Pada Bangunan Gedung.
  • SNI 03-3985-2000—Tata Cara Perencanaan, Pemasangan Dan Pengujian Sistem Deteksi Dan Alarm Kebakaran Untuk Pencegahan Bahaya Kebakaran Pada Bangunan Gedung.
  • SNI 03-3989-2000—Tata Cara Perencanaan Dan Pemasangan Sistem Springkler Otomatik Untuk Pencegahan Bahaya Kebakaran Pada Bangunan Gedung.
  • SNI 03-6570-2001—Instalasi Pompa Yang Dipasang Tetap Untuk Proteksi Kebakaran.
  • SNI 03-6571-2001—Sistem Pengendalian Asap Kebakaran Pada Bangunan Gedung.
  • SNI 03-6574-2001—Tata Cara Perancangan Pencahayaan Darurat, Tanda Arah Dan Sistem Peringatan Bahaya Pada Bangunan Gedung.
  • SNI 09-7053-2004—Kendaraan Dan Peralatan Pemadam Kebakaran – Pompa

Undang-Undang

  • UU RI No 28 Tahun 2002—Bangunan Gedung

Keputusan Menteri PU Tentang Proteksi Kebakaran

  • Kepmen PU No.: 441/KPTS/1998—Persyaratan Teknis Bangunan Gedung.
  • Kepmen PU No.: 11/KPTS/2000—Ketentuan Teknis Manajemen Penanggulangan Kebakaran Di Perkotaan.
  • Kepmen PU No.: 10/KPTS/2000—Ketentuan teknis pengamanan terhadap bahaya kebakaran pada bangunan gedung dan lingkungan.

Peraturan Menteri Tenaga Kerja tentang Proteksi Kebakaran

  • Permenaker No.: Per.04/Men/1980—Syarat-syarat Pemasangan dan Pemeliharaan Alat Pemadam Api Ringan
  • Permenaker No.: Per.02/MEN/1983—Instalasi Alarm Kebakaran Automatik
  • Inst. Menaker No.: Ins.11/M/BW/1997—Pengawasan Khusus K3 Penanggulangan Kebakaran

Wednesday, November 7, 2012

Kualifikasi Nasional pendidikan informal, Diploma dan Sarjana

Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI)

6aaf5c0922b381401c9b334c01a9dbcd_kkni-dan-skkniKita tidak dapat menghindar dari arus globalisasi. Terlebih lagi Indonesia sudah meratifikasi GATS (General Agreement on Trade in Sevices) dan AFTA (ASEAN Free Trade Area)  maka globalisasi dan perdagangan bebas antar negara tidak bisa dielakkan lagi. Arus globalisasi akan membawa dampak bahwa mulai tahun 2015 setiap negara tidak akan boleh lagi mencegah masuknya (1) arus barang dan jasa; (2) arus investasi; dan (3) arus sumber daya manusia yang kompeten. Jika bangsa Indonesia tidak menyiapkan secara sungguh-sungguh dalam meningkatkan sumber daya manusia yang kompeten, maka bisa jadi akan masuk tenaga kerja asing yang memiliki daya saing lebih tinggi dan dipekerjakan di berbagai sektor industri dan jasa.
Karena itulah diperlukan pengakuan kualifikasi sumberdaya manusia Indonesia melalui upaya peningkatan pengakuan dan penyetaraan kualifikasi baik di dalam dan di luar negeri. Melalui pengakuan kualifikasi sumber daya manusia Indonesia, kompetensi individu akan diketahui dan dapat disandingkan pada ranah pekerjaan atau bidang tugasnya. Pengakuan itu dilakukan melalui pedoman yang disebut dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia.
Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia atau selanjutnya disebut KKNI adalah kerangka penjenjangan kualifikasi kompetensi yang dapat menyandingkan, menyetarakan, dan mengintegrasikan antara bidang pendidikan dan bidang pelatihan kerja serta pengalaman kerja dalam rangka pemberian pengakuan kompetensi kerja sesuai dengan struktur pekerjaan di berbagai sektor. KKNI dituangkan dalam Peraturan Presiden Nomor 08 Tahun 2012 serta merupakan pelaksanaan ketentuan Pasal 5 ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2006 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional (Sislatkernas).
KKNI merupakan sistem yang berdiri sendiri dan merupakan jembatan antara sektor pendidikan dan pelatihan untuk membentuk sumber daya manusia nasional berkualifikasi (qualified person) dan bersertifikasi (certified person) melalui skema pendidikan formal, non formal, informal, pelatihan kerja atau pengalaman kerja.
Pengertian kualifikasi sebagaimana diatur dalam Prespres tersebut adalah penguasaan capaian pembelajaran yang menyatakan kedudukannya dalam KKNI. Sedangkan jenjang kualifikasi adalah tingkat capaian pembelajaran yang disepakati secara nasional, disusun berdasarkan ukuran hasil pendidikan dan/atau pelatihan yang diperoleh melalui pendidikan formal, nonformal, informal, atau pengalaman kerja. Kualifikasi adalah sebuah istilah yang secara internasional disepakati sebagai pencapaian penguasaan seseorang atas badan pengetahuan dengan keluasan dan kedalamannya yang telah didefinisikan terlebih dahulu.
KKNI adalah kerangka kualifikasi yang disepakati secara nasional, disusun berdasarkan suatu ukuran pencapaian proses pendidikan sebagai basis pengakuan terhadap hasil pendidikan seseorang yang diperoleh melalui pendidikan formal, pendidikan nonformal dan pendidikan informal. Dengan adanya KKNI ini akan merubah cara melihat kompetensi seseorang, tidak lagi semata ijazah tapi dengan melihat kepada kerangka kualifikasi yang disepakati secara nasional sebagai dasar pengakuan terhadap hasil pendidikan seseorang secara luas yang akuntabel dan transparan.
KKNI terdiri dari 9 (sembilan) jenjang kualifikasi, dimulai dari jenjang 1 (satu) sebagai jenjang terendah sampai dengan jenjang 9 (sembilan) sebagai jenjang tertinggi. Jenjang kualifikasi KKNI tersebut terdiri atas:
  1. jenjang 1 sampai dengan jenjang 3 dikelompokkan dalam jabatan operator;
  2. jenjang 4 sampai dengan jenjang 6 dikelompokkan dalam jabatan teknisi atau analis;
  3. jenjang 7 sampai dengan jenjang 9 dikelompokkan dalam jabatan ahli.
Setiap jenjang kualifikasi pada KKNI memiliki kesetaraan dengan capaian pembelajaran yang dihasilkan melalui pendidikan, pelatihan kerja atau pengalaman kerja.
Penyetaraan capaian pembelajaran yang dihasilkan melalui pendidikan dengan jenjang kualifikasi pada KKNI dapat dilihat pada bagan berikut ini.
5897250e39a00f95b87981d474abb338_kknib5d5e93d297a6ef8a5839af9c9d42b88_level-kkni

Wednesday, October 24, 2012

Penggunaan Hydrant


Hydrant merupakan sebuah terminal air untuk bantuan darurat ketika terjadi kebakaran. Hydrant ini juga berfungsi untuk mempermudah proses penanggulangan ketika bencana kebakaran melanda. Hydrant merupakan sebuah fasilitas wajib bagi bangunan-bangunan publik seperti pasar tradisional maupun modern, pertokoan, bahkan semestinya lingkungan perumahan pun harusnya ada fasilitas hydrant. Pada saat terjadi peristiwa kebakaran Fire Hydrant harus mudah terlihat dan segera dapat dipergunakan. National Fire Protection Association (NFPA) secara specifik menyatakan bahwa Fire Hydrant harus diwarnai dengan chrome yellow atau warna lain yang mudah terlihat termasuk diantaranya white, bright red, chrome silver dan lime-yellow, tetapi sebenarnya aspek terpenting adalah warna tersebut harus konsisten terutama dalam satu wilayah tertentu.

NFPA menyarankan bahwa secara umum ada perbedaan secara fungsi antara Fire Hydrant untuk kebutuhan perkotaaan (municipal system) dan kebutuhan pribadi (private system) termasuk di dalamnya untuk pabrik, sehingga harus ada perbedaan warna dan penandaan lainnya. Secara internasional warna violet (light purple) telah dikembangkan sebagai warna untuk non-potable water.

SUPPLYBODY COLOR
Municipal SystemChrome Yellow
Private SystemRed
Non-Potable SystemViolet (Light Purple)

Ciri penandaan lainnya adalah flow indicators, standar NFPA untuk bonnets (topi hydrant) dan caps (sumbat hydrant) harus diwarnai sesuai dengan indikasi kuatnya tekanan aliran hydrant (20 p.s.i.) dan kode standarnya sbb :


NFPA 291, Chap. 3

Class CLes Than 500 GPMRed
Class B500-999 GPMOrange
Class A1000-1499 GPM (3785 L/m)Green


HYDRANT SYSTEM

Pada sistem ini dapat dibagi lagi menjadi tiga bagian :
  1. Hydrant Box
    Hydrant Box ini dapat dibagi menjadi dua yaitu berupa Indoor Hydrant (terletak di dalam gedung) atau Outdoor Hydrant (terletak di luar gedung). Untuk pemasangan Hydrant Box di dalam ruangan pada bagian atasnya (menempel pada dinding) harus disertai pemasangan alarm bell. Pada Hydrant Box terdapat gulungan selang atau lebih dikenal dengan istilah Hose Reel.


    Indoor hydrant




    Outdoor Hydrant

  2. Hydrant Pillar
    Alat ini memiliki fungsi untuk menyuplai air dari PAM dan GWR gedung disalurkan ke mobil Pemadam Kebakaran agar Pemadam Kebakaran dapat menyiram air mobil ke gedung yang sedang terbakar. Alat ini diletakkan di bagian luar gedung yang jumlahnya serta peletakannya disesuaikan dengan luas gedung.

    Hydrant Pillar Satu






    Hydrant Pillar Dua


    Hydrant Monitor Hand Opereted



    Hydrant Monitor Travelling Turret

  3. Siamese Connection
    Alat ini memiliki fungsi untuk menyuplai air dari mobil Pemadam Kebakaran untuk disalurkan ke dalam sistem instalasi pipa pencegahan dan penanggulangan kebakaran yang terpasang di dalam gedung selanjutnya dipancarkan melalui sprinkler–sprinkler dan hydrant box di dalam gedung. Alat ini diletakan pada bagian luar gedung yang jumlahnya serta peletakannya disesuaikan dengan luas dan kebutuhan gedung itu sendiri.

    Siamese Connection


Sprinkler


BAGIAN BAGIAN HYDRANT

  1. Kunci Hydrant
    Hydrant Key



    Toby & Hydrant Key

  2. Nozzle Hydrant
    Adalah alat yang digunakan pada selang hydrant yang terpasang di ujung selang untuk keluar air pada sistem hydrant.









    Nozzle Type Spray
    Memiliki dua fungsi :
    - Fungsi Jet yaitu di gunakan untuk melakukan upaya pemadaman dengan 1 (satu) arah- Fungsi Spray yaitu di gunakan untuk melakukan upaya pemadaman sekaligus sebagai alat pelindung diri di karenakan peralatan tersebut dapat di putar ujung Nozlenya sehingga bisa mengeluarkan air dalam bentuk payung



    Jet Nozzle
    Memiliki dua ukuran :
    - Untuk selang hydrant dalam ruang gedung = Jet Nozle ukuran 1, 5"
    - Untuk selang hydrant luar gedung = Jet Nozle ukuran 2, 5"
    Sifat penggunaanya yaitu secara Vertikal (searah )




    Akron Nozzle
    Multipurpose fire Nozzle & Hydrant equipment
    Portable ground monitor
    Fixed hydrant Monitor
    Foam Inductor
    Electric Remote Control Monitor

  3. Selang Hydrant










KEUNTUNGAN DAN KELEMAHAN MENGGUNAKAN HYDRANT

Hydrant digunakan pada saat :
  1. Alat Pemadam Api Ringan sudah tidak bisa memadamkan api.
  2. Aliran listrik sudah dimatikan/dipadamkan.
  3. Jumlah personil sesuai dengan peralatan yang digunakan.
Keuntungan menggunakan Hydrant :
  1. Mudah didapat dalam jumlah banyak.
  2. Mudah diangkut dan dialirkan.
  3. Daya serap terhadap panas besar.
  4. Daya mengembang menjadi uap besar.
Kelemahan menggunakan Hydrant :
  1. Tidak bisa untuk kebakaran listrik.
  2. Untuk kebakaran minyak harus dengan cara spray dan teknik yang benar.

PERAWATAN HYDRANT
  1. Kunci Hydrant (wrench), Nozzle, dan Selang (Hose) harus dirawat dan disimpan dalam Hydrant Box.
  2. Selang pemadam harus diperiksa secara visual minimal sekali dalam sebulan.
  3. Nozzle harus diperiksa untuk mengetahui apakah mudah dioperasikan, retak atau korosi.
  4. Selesai digunakan selang harus dikosongkan dan dikeringkan sebelum disimpan dalam box.

PETUNJUK PEMADAMAN MENGGUNAKAN HYDRANT

  1. Menggelar Selang (Fire Hose)
    • Panggul selang dan lemparkan gulungan selang ke arah api.
    • Bila kurang panjang, tambah lagi dan sambungkan satu dengan yang lainnya.
    • Sambungkan pangkal selang (sisi betina) dengan hydrant pillar.
  2. Pegang Nozzle
    • Ambil posisi dengan benar (kuda-kuda), setelah siap beri kode agar air segera dialirkan.
    • Tangan kiri pegang ujung Nozzle, tangan kanan pada pangkal Nozzle sambil dijepit dengan ketiak.
  3. Mengalirkan air
    • Beri kode operator dengan tangan lurus ke atas.
    • Untuk menghentikan aliran air, tangan ditekuk dengan membuat gerakan melipat sebatas siku berulang-ulang.

Tuesday, October 16, 2012

HIKMAH DAN KEUTAMAAN BERQURBAN

HIKMAH DAN KEUTAMAAN BERQORBAN


Sebentar lagi kita akan kedatangan tamu istimewa, Hari Raya ‘Idul Adha, dimana di hari itu dan hari tasyrik dilakukan penyembelihan hewan qurba. Jika Anda belum memutuskan untuk berkurban tahun ini, ada baiknya Anda menyimak hikmah dan keutamaan qurban pada hari-hari tersebut:
1. Kebaikan dari setiap helai bulu hewan kurban
Dari Zaid ibn Arqam, ia berkata atau mereka berkata: “Wahai Rasulullah SAW, apakah qurban itu?” Rasulullah menjawab: “Qurban adalah sunnahnya bapak kalian, Nabi Ibrahim.” Mereka menjawab: “Apa keutamaan yang kami akan peroleh dengan qurban itu?” Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai rambutnya adalah satu kebaikan.”Mereka menjawab: “Kalau bulu-bulunya?”Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai bulunya juga satu kebaikan.” [HR. Ahmad dan ibn Majah]
2. Berkurban adalah ciri keislaman seseorang
Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang mendapati dirinya dalam keadaan lapang, lalu ia tidak berqurban, maka janganlah ia mendekati tempat shalat Ied kami.” [HR. Ahmad dan Ibnu Majah]
3. Ibadah kurban adalah salah satu ibadah yang paling disukai oleh Allah

Dari Aisyah, Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada amalan anak cucu Adam pada hari raya qurban yang lebih disukai Allah melebihi dari mengucurkan darah (menyembelih hewan qurban), sesungguhnya pada hari kiamat nanti hewan-hewan tersebut akan datang lengkap dengan tanduk-tanduknya, kuku-kukunya, dan bulu- bulunya. Sesungguhnya darahnya akan sampai kepada Allah –sebagai qurban– di manapun hewan itu disembelih sebelum darahnya sampai ke tanah, maka ikhlaskanlah menyembelihnya.” [HR. Ibn Majah dan Tirmidzi. Tirmidzi menyatakan: Hadits ini adalah hasan gharib]
4. Berkurban membawa misi kepedulian pada sesama, menggembirakan kaum dhuafa
“Hari Raya Qurban adalah hari untuk makan, minum dan dzikir kepada Allah” [HR. Muslim]
5. Berkurban adalah ibadah yang paling utama
“Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkurbanlah.” [Qur’an Surat Al Kautsar : 2]
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah ra sebagaimana dalam Majmu’ Fatawa (16/531-532) ketika menafsirkan ayat kedua surat Al-Kautsar menguraikan : “Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan beliau untuk mengumpulkan dua ibadah yang agung ini yaitu shalat dan menyembelih qurban yang menunjukkan sikap taqarrub, tawadhu’, merasa butuh kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, husnuzhan, keyakinan yang kuat dan ketenangan hati kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, janji, perintah, serta keutamaan-Nya.”
“Katakanlah: sesungguhnya shalatku, sembelihanku (kurban), hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.” [Qur’an Surat Al An’am : 162]
Beliau juga menegaskan: “Ibadah harta benda yang paling mulia adalah menyembelih qurban, sedangkan ibadah badan yang paling utama adalah shalat…”
6. Berkurban adalah sebagian dari syiar agama Islam
“Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah)” [Qur’an Surat Al Hajj : 34]
7. Mengenang ujian kecintaan dari Allah kepada Nabi Ibrahim
“Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya). Dan Kami panggillah dia: “Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.” [Qur’an Surat Ash Shaffat : 102 - 107]

Wednesday, September 26, 2012

HOW TO SAFELY REMOVE CONTAMINATED GLOVES


SURGICALLY CLEAN AND STERILE GLOVES
Sterile gloves are always used in any sterile field/area while surgical clean gloves may be used for more routine medical and surgical tasks - purely as a barrier against microorganisms, contaminants and chemicals while performing tasks in a medical or healthcare environment.

Gloves are the most common type of personal protective equipment (PPE). Gloves are considered a barrier protecting both you and your patient from the transfer of harmful microorganisms. Always use gloves when you work on a patient. Gloves are absolutely essential when you have an existing cut or small wound on your own hand and when you are touching any bodily fluids, secretions and/or excretions.

Method on how to safely remove contaminated gloves


Step 1

Pinch the glove on the inside of your left hand near the cuff
Gloves_1

Step 2 

Pull and slide it inside out towards your fingertips
Gloves_2

Step 3

"Cup" it in your right hand
Step 3

Step 4

Now take two fingers from your left (ungloved) hand, slide them underneath the cuff
Step 4

Step 5

Pull it off making sure it comes off inside out

Step 5

Step 6

Keep on pulling until it slips off your hand.
Step 6

Step 7

Throw your gloves away in a biohazard bag or bin.
Trash

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls