Friday, June 29, 2012

ROKOK ITU PEMICU KANKER

Harus seekstrim itukah saya menggambarkan tentang rokok? Maaf, ya….. saya harus.

Berawal dari banyaknya kasus yang terjadi di sekitar saya yang berhubungan dengan rokok, diantaranya dua kasus di bawah ini yang benar-benar menggugah saya untuk semakin tegas kepada para perokok itu.



Kasus 1

Seorang anak perempuan berumur 11 tahun mengeluhkan benjolan di ketiak kanan dan lengan kanannya. Jujur saja saat itu yang terlintas di benak saya hanya limfadenitis TB, kemudian anak belia itu menjalani serangkaian pemeriksaan untuk membuktikan diagnosis saya, dan kesimpulannya positif. Semua hasil pemeriksaan penunjang mengarah kesana. Namun karena saya curiga dengan benjolan yang satu lagi yang berada di lengan bawah anak tersebut, akhirnya saya menganjurkan untuk di lakukan biopsi untuk pemeriksaan PA.

Kedua orang tua anak tersebut kebingungan dengan diagnosa saya sehingga mereka terkesan meragukan diagnosa saya, lantas dengan keberanian penuh saya meminta dengan hormat kepada kedua orang tua anak tersebut untuk memeriksa dari mana asal muasal penularan infeksi yang menyebabkan benjolan di saluran limfe ketiak kanan anak tersebut berhubung tak ada batuk atau apapun yang mencurigakan orang tua.

Akhirnya kedua orang tua anak perempuan itu menjalani pemeriksaan penunjang berkaitan dengan kasus ini. Dalam anamnesa didapatkan ayah anak ini adalah perokok berat yang sudah merokok puluhan tahun, seperti yang sudah kita duga bahwa ibu atau istri bapak ini dan anak mereka adalah perokok pasif yang menerima banyak sekali efek buruk dari rokok tersebut. Setelah hasil pemeriksaan penunjang didapatkan bahwa kedua orang tua anak ini adalah TBC aktif yang sama sekali tidak nampak dari visualisasi mereka.

Saran yang saya berikan adalah ketiga anggota keluarga ini harus mendapatkan pengobatan rutin paru untuk menyembuhkan total penyakit anaknya. Untunglah orang tua anak ini menyetujuinya.

Hasil biopsi PA akan benjolan kecil di lengan anak itu menunjukkan adanya kanker ganas. Jika anda adalah saya, apa yang pertama anda pikirkan? mungkin juga sama dengan saya.

Kasus 2

Beliau ini adalah kawan karib ayah saya bahkan sejak saya belum dilahirkan. Keduanya memiliki kesamaan, sama-sama pernah menjadi pelatih sepak bola dan ayahku sekaligus sebagai dokter tim sepak bola saat itu, namun ada perbedaan besar yang selalu menyebabkan perkelahian mulut diantara mereka, yaitu rokok.

Ayahku selalu saja mengingatkan sahabatnya ini samppai akhirnya mereka tak saling bicara. Hingga tiba lewat 25 tahun mereka berpisah dan akhirnya ayah saya mendengar kabar dari sahabatnya yang berusaha mengontaknya untuk mencari jalan keluar untuk mengobati penyakitnya.

Datanglah beliau ke tempat kami untuk mendapatkan perawatan dan didapatkan kanker pankreas telah menggerogoti tubuhnya hingga tahap invasi yang akhirnya ayah saya membawa beliau ke negeri China untuk sekedar memperbaiki kualitas hidupnya diakhir hayatnya.

Dua kasus diatas adalah segelintir kasus yang terjadi di bumi ini diantara hamparan udara yang telah terpapar rokok tersebut.

Sebenarnya bagaimana kaitannya, bagaimana hubungannya, bagaimana bisa sepuntung rokok yang dianggap dewanya para penghisapnya yang serasa sakaw jika tidak menyentuhnya sekali saja dalam sehari.

Disini saya akan mencoba memaparkan mengenai hubungan maut (bukan duet maut!) antara rokok dan kanker.

ROKOK

Setiap batang rokok yang dinyalakan akan mengeluarkan lebih 4 000 bahan kimia beracun yang membahayakan dan boleh membawa maut. 43 bahan kimia diantaranya bersifat karsinogenik. Dengan ini setiap sedutan itu menyerupai satu sedutan maut.


Dengan selembar uang Rp 1.000, seseorang sudah mampu mendapatkan sebatang rokok yang mengandung 4.000 macam zat kimia. Tidak ada satu pun produk farmasi yang berisikan 4.000 macam zat kimia dapat dibeli dengan harga sedemikian murah.

Kebiasaan buruk akan rokok ini merupakan penyebab penyakit jantung dan pembuluh darah. Sebanyak 82% penderita penyakit jantung adalah perokok. Penyakit ini dengan mudah dapat merenggut nyawa manusia. Sekitar 57% rumah tangga di Indonesia mempunyai sedikitnya satu orang perokok dan hampir semua perokok atau 91,8% merokok di dalam rumah ketika bersama anggota keluarganya, artinya sebagian besar anggota rumah tangga menjadi perokok pasif. Hingga kini perokok aktif di Indonesia mencapai 70% dari total penduduk.

Adapun dalam kamus pengertian Narkoba, Narkoba terdiri dari 3 kelompok zat aktif: Narkotika, Psikotropika & Bahan Adiktif lainnya, sedangkan Rokok dan Alkohol termasuk ke dalam kelompok yang terakhir. Nikotin yang merupakan salah satu komponen dari rokok merupakan zat psikotropika stimulan. Rokok adalah satu-satunya narkoba yang dapat menyerang orang yang tidak turut menggunakannya.


Sebanyak 70 Juta penduduk Indonesia (30%) adalah Perokok, setara dengan Rp. 500 Milyar / Hari dibakar atau Rp. 182,5 Trilyun / Tahun (dengan asumsi sebungkus rokok Rp. 7.000-8.000) (Yoga, 2008). Rp. 50 Milyar / Hari disumbang oleh orang-orang yang hidup di bawah garis kemiskinan (Yoga, 2008).


Zat-Zat Berbahaya dalam Rokok yaitu:

1. Karbon monoksida (CO).

Gas CO adalah sejenis gas yang tidak memiliki bau. Unsur ini dihasilkan oleh pembakaran yang tidak sempurna dari unsur zat arang atau karbon. Gas CO yang dihasilkan sebatang rokok dapat mencapai 3 – 6%, gas ini dapat di hisap oleh siapa saja. Oleh orang yang merokok atau orang yang terdekat dengan si perokok, atau orang yang berada dalam satu ruangan. Seorang yang merokok hanya akan menghisap 1/3 bagian saja, yaitu arus yang tengah atau mid-stream, sedangkan arus pinggir (side – stream) akan tetap berada diluar. Sesudah itu perokok tidak akan menelan semua asap tetapi ia semburkan lagi keluar.

Gas CO mempunyai kemampuan mengikat hemoglobin (Hb) yang terdapat dalam sel darah merah (eritrosit) lebih kuat dibanding oksigen, sehingga setiap ada asap rokok disamping kadar oksigen udara yang sudah berkurang, ditambah lagi sel darah merah akan semakin kekurangan oksigen, oleh karena yang diangkut adalah CO dan bukan O2 (oksigen). Sel tubuh yang menderita kekurangan oksigen akan berusaha meningkatkan yaitu melalui kompensasi pembuluh darah dengan jalan menciut atau spasme. Bila proses spasme berlangsung lama dan terus menerus maka pembuluh darah akan mudah rusak dengan terjadinya proses aterosklerosis (penyempitan). Penyempitan pembuluh darah akan terjadi dimana-mana di otak, di jantung, di paru, di ginjal, di kaki, di saluran peranakan, di ari-ari pada wanita hamil.

Jumlah karbon monoksida di dalam tubuh meningkat yang akhirnya dapat menyebabkan penyakit jantung dan kanker paru2. celakanya, jumlah karbon monoksida yang dihasilkan asap rokok jauh lebih tinggi dibandingkan yang dihasilkan asap kendaraan. Dalam kondisi sangat macet pun, jumlah karbon monoksida dalam udara tidak akan melebihi 4%. Tapi bagi rata-rata perokok, persentase polusi yang disebabkan oleh polusi asap rokok jauh di atas 4%.

2. Nikotin.

Nikotin yang terkandung di dalam asap rokok antara 0.5 – 3 ng, dan semuanya diserap, sehingga di dalam cairan darah atau plasma antara 40 – 50 ng/ml.
Nikotin bukan merupakan komponen karsinogenik. Hasil pembusukan panas dari nikotin seperti dibensakridin, dibensokarbasol, dan nitrosamin-lah yang bersifat karsinogenik. Pada paru, nikotin dapat menghambat aktivitas silia. Seperti halnya heroin dan kokain, nikotin juga memiliki karakteristik efek adiktif dan psikoaktif. Perokok akan merasakan kenikmatan, kecemasan berkurang, toleransi dan keterikatan fisik. Hal itulah yang menyebabkan mengapa sekali merokok susah untuk berhenti.


Efek nikotin menyebabkan perangsangan terhadap hormon kathekolamin (adrenalin) yang bersifat memacu jantung dan tekanan darah. Jantung tidak diberikan kesempatan istirahat dan tekanan darah akan semakin meninggi, berakibat timbulnya hipertensi.

Efek lain merangsang berkelompoknya trombosit (sel pembekuan darah), trombosit akan menggumpal dan akhirnya akan menyumbat pembuluh darah yang sudah sempit akibat asap yang mengandung CO yang berasal dari rokok.


Nikotin bekerja secara sentral di otak dengan mempengaruhi neuron dopaminergik. Dengan menempelnya nikotin pada reseptor alfa-4 beta-2 di presinaps akan mempengaruhi neuron dopaminergik untuk mengeluarkan dopamin dalam jumlah yang besar ke dalam celah sinaps untuk selanjutnya menempel pada reseptor dopamin di neuron pasca sinaps. Nikotin yang berikatan dengan reseptor inilah yang menimbulkan rasa nikmat dan nyaman sesaat.

Pada saat orang tersebut tidak merokok menyebabkan kadar dopamin di sentral otak berkurang sehingga mengakibatkan berkurangnya rasa nikmat. Dengan demikian menimbulkan keinginan bagi orang tersebut untuk merokok kembali.

Menurut ilmuwan di Universitas Israel, penelitian menunjukkan nikotin dapat merusakkan sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada gen. Artinya, keturunan perokok bakal membawa generasi yang cacat otak (bodoh). Pantas orang israel tidak merokok!

3. Tar.

Tar adalah sejenis cairan kental berwarna coklat tua atau hitam yang merupakan substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru. Kadar tar pada rokok antara 0,5-35 mg per batang. Tar merupakan suatu zat karsinogen yang dapat menimbulkan kanker pada jalan nafas dan paru-paru.

Tar mengandung sekurang-kurangnya 43 bahan kimia yang diketahui menjadi penyebab kanker (karsinogen). Bahan seperti benzopyrene yaitu sejenis policyclic aromatic hydrocarbon (PAH) telah lama disahkan sebagai agen yang memulakan proses kejadian kanker.


Beberapa penyakit kanker disebabkan oleh getah tembakau atau tar dari asap tembakau, yaitu kanker paru2, kanker mulut, kanker tenggorokan, dan kanker kandung kemih. Tar juga merusak bulu-bulu amat kecil (silia) penyaring udara yang masuk ke paru2 dan mengganggu jalan udara, menyebabkan luka dan menyebabkan bronchitis.

4. Kadmium.

Kadmium adalah zat yang dapat meracuni jaringan tubuh terutama ginjal.

5. Akrolein.

Akrolein merupakan zat cair yang tidak berwarna seperti aldehid. Zat ini sedikit banyak mengandung kadar alkohol. Artinya, akrolein ini adalah alkohol yang cairannya telah diambil. Cairan ini sangat mengganggu kesehatan.

6. Amoniak.

Amoniak merupakan gas yang tidak berwarna yang terdiri dari nitrogen dan hydrogen. Zat ini tajam baunya dan sangat merangsang. Begitu kerasnya racun yang ada pada ammonia sehingga jika masuk sedikit pun ke dalam peredaran darah akan mengakibatkan seseorang pingsan atau koma.

7. Asam Format.

Asam format merupakan sejenis cairan tidak berwarna yang bergerak bebas dan dapat membuat lepuh. Cairan ini sangat tajam dan menusuk baunya. Zat ini dapat menyebabkan seseorang seperti merasa digigit semut.

8. Hidrogen Sianida/HCN.

Hidrogen sianida merupakan sejenis gas yang tidak berwarna, tidak berbau dan tidak memiliki rasa. Zat ini merupakan zat yang paling ringan, mudah terbakar dan sangat efisien untuk menghalangi pernapasan dan merusak saluran pernapasan. Sianida adalah salah satu zat yang mengandung racun yang sangat berbahaya. Sedikit saja sianida dimasukkan langsung ke dalam tubuh dapat mengakibatkan kematian.

9. Nitrous Oxid.

Nitrous oxide merupakan sejenis gas yang tidak berwarna, dan bila terhisap dapat menyebabkan hilangnya pertimbangan dan menyebabkan rasa sakit. Nitrous oxide ini adalah sejenis zat yang pada mulanya dapat digunakan sebagai pembius waktu melakukan operasi oleh dokter.

10. Formaldehide.

Formaldehide adalah sejenis gas tidak berwarna dengan bau tajam. Gas ini tergolong sebagai pengawet dan pembasmi hama. Gas ini juga sangat beracun keras terhadap semua organisme hidup.

11. Fenol.

Fenol adalah campuran dari kristal yang dihasilkan dari distilasi beberapa zat organic seperti kayu dan arang, serta diperoleh dari tar arang. Zat ini beracun dan membahayakan karena fenol ini terikat ke protein dan menghalangi aktivitas enzim.

12. Asetol.

Asetol adalah hasil pemanasan aldehid (sejenis zat yang tidak berwarna yang bebas bergerak) dan mudah menguap dengan alkohol.

13. Hidrogen sulfida.

Hidrogen sulfida adalah sejenis gas yang beracun yang gampang terbakar dengan bau yang keras. Zat ini menghalangi oksidasi enzim (zat besi yang berisi pigmen).

14. Piridin.

Piridin adalah sejenis cairan tidak berwarna dengan bau tajam. Zat ini dapat digunakan mengubah sifat alcohol sebagai pelarut dan pembunuh hama.

15. Metil Klorida.

Metil klorida adalah campuran dari zat-zat bervalensi satu antara hydrogen dan karbon merupakan unsurnya yang utama. Zat ini adalah senyawa organic yang beracun.

16. Metanol.

Metanol adalah sejenis cairan ringan yang mudah menguap dan mudah terbakar. Meminum atau menghisap methanol mengakibatkan kebutaan dan bahkan kematian.


Jenis-Jenis Rokok

Produsen rokok dengan jeli membidik pasar remaja untuk menjadi target pasar rokok mereka. Maka dipasarkanlah produk rokok yang digembar-gemborkan sebagai rokok yang mengandung kadar tar dan nikotin yang rendah. Produk ini mampu meningkatkan jumlah perokok karena mereka merasa lebih aman merokok rokok berkadar rendah nikotin dan tar. Iklan ini sungguh menyesatkan. Berapa pun kadar nikotin dan tar dalam rokok, tetap berbahaya bagi tubuh manusia.

Semakin gencarnya iklan, promosi dan pemberian sponsor yang berkaitan dengan produk tembakau/rokok, dikhawatirkan dapat mengurangi motivasi perokok untuk berhenti merokok, plus semakin banyak muncul perokok pemula.


Seperti yang kita ketahui bersama, rokok umumnya terbagi 3 kelompok: rokok mild, rokok kretek dan cerutu.

Rokok tipe Mild di presentasikan mempunyai kandungan tar dan nikotin yang paling rendah dibanding rokok kretek dan hal ini dikontrol dengan baik/dijamin oleh pabriknya, karena kerendahan kadar tar dan nikotin ini justru menjadi “nilai jual” bagi mereka berkaitan dengan isu kesehatan.(tar dan nikotin adalah penyebab kanker). Rokok mild memiliki sekitar 14-15 mg tar dan 5 mg nikotin. Karena ringan kandungan tar dan nikotin nya, maka rokok jenis mild juga diberi istilah light. Namun “Keringanan” kandungan tar dan nikotin ini dikarenakan : (a)Pengolahan lebih lanjut dilakukan terhadap tembakau sebelum dicacah halus menjadi setengah serbuk. Cara pengolahan nya dirahasiakan pabrik. Ironis.(b)Penggunaan teknologi “filterisasi” pada batangan rokok, yaitu menambah busa pada bagian yang akan dihisap sehingga busa berfungsi sebagai penyaring nikotin dan tar (memang lewat penelitian terbukti efektif/signifikan). Rokok tipe mild disebut juga rokok putih karena biasanya warna gulungan kertas pembungkus silinder sebuah rokok itu selalu putih.
Rokok tipe kretek memiliki sekitar 20 miligram tar dan 4-5 miligram nikotin.Lebih besar kandungan tar dan nikotin nya dari rokok mild, sehingga resiko kanker menurut dokter jadi lebih besar pula. Disebut rokok “kretek” karena menurut penggemarnya kalau rokok jenis ini dibakar akan mengeluarkan bunyi “kretek-kretek” (yaitu suara kertas bercampur tembakau cacahan agak kasar yang terbakar). Ada Rokok Kretek non-filter dan dengan filter. Kretek yang non-filter masih terbagi dari yang tingwe (lintingan sendiri) tanpa saus tambahan, cerutu, klobot dan lintingan mesin dengan tambahan saus cengkeh. Sedangkan kretek dengan filter berisi semacam gabus yang berfungsi menyaring nikotin dari pembakaran tembakau dan cengkeh.
Cerutu umumnya berbentuk seperti torpedo/kapal selam dengan ukuran lebih besar dan panjang dari dua jenis rokok pertama.Terdiri dari daun tembakau kering yang digulung-gulung menjadi silinder gemuk, lalu dilem. (Jadi tidak dicacah daun tembakau nya). Akibatnya cerutu menjadi yang paling besar dari segala jenis rokok kandungan tar dan nikotin nya dan menjadi yang paling berbahaya.

Hubungan Rokok dan Kanker

Berkeley-Kebijakan menempatkan para perokok di sebuah ruangan terpisah dari orang lain ternyata belum cukup menghalau bahaya asap rokok. Sebuah riset yang dilakukan ilmuwan di Lawrence Berkeley National Laboratory, California, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa residu asap tembakau yang melekat pada pakaian, rambut, kulit, dinding, serta permukaan barang lainnya dapat bereaksi dengan zat kimia yang biasa terdapat udara ruangan. Reaksi itu menghasilkan karsinogen atau zat pemicu kanker.

Salah satu peneliti studi, yang dipublikasikan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences. Lara Gundel berkata “Temuan baru ini mengungkap bahwa polutan yang umum ditemukan dalam ruangan tertutup dapat bereaksi dengan nikotin dan membentuk karsinogen di dalam rumah kita”.

Anak-anak adalah korban paling rentan terhadap paparan rokok tangan ketiga itu. Demikian dikatakan Hugo Destaillats, spesialis polusi indoor di Lawrence Berkeley Laboratory. Dalam studi itu, mereka menemukan sejumlah zat kimia dalam truk seorang perokok yang mengisap setidaknya setengah bungkus sehari, termasuk zat karsinogen yang disebut NNK. Zat karsinogen itu dihasilkan ketika nikotin dari asap tembakau bereaksi dengan asam nitrit di udara.

Untuk menguji teori itu, Gundel dan Destaillats membubuhkan nikotin atau asap tembakau ke selembar kertas dan mengeksposnya dengan asam nitrit. Baik nikotin maupun asap menghasilkan zat kimia yang sama dengan yang ditemukan dalam kabin kendaraan perokok tersebut. “Nikotin dapat bertahan dalam permukaan ruang tertutup selama berhari-hari, berminggu-minggu, bahkan beberapa bulan,” kata Destaillats. Anak-anak yang kerap bermain di lantai dapat menyerap senyawa beracun itu melalui kulitnya.

Potensi gangguan kesehatan yang disebabkan “rokok tangan ketiga” itu mulai menarik perhatian para ilmuwan sejak beberapa tahun lalu. Istilah “rokok tangan ketiga” itu merujuk pada lapisan tipis substansi beracun dari asap tembakau yang menempel di permukaan benda di seluruh ruangan lama setelah rokok dimatikan.

Para ilmuwan juga menemukan bahwa asam nitrit (HNO2), polutan udara dalam ruangan yang terbentuk oleh peralatan rumah tangga yang menggunakan gas, mesin kendaraan, dan asap tembakau, bereaksi dengan nikotin yang melekat di permukaan. “Kami ingin membuat orang menyadari adanya potensi bahaya rokok tangan ketiga yang belum diketahui sebelumnya,” kata Gundel, yang bekerja di laboratorium Departemen Lingkungan Dalam Ruangan Tertutup.

Istilah rokok tangan ketiga atau thirdhand smoke itu pertama kali muncul dalam sebuah studi di jurnal Pediatrics pada 2009. Studi itu menemukan bahwa 65 persen nonperokok menganggap residu tembakau yang ditemukan pada furnitur, tirai, karpet, dan debu, bahkan pada kulit serta pakaian, dapat membahayakan anak-anak dan bayi. Hanya 43 persen dari perokok yang menganggap residu dari asap yang mereka hasilkan dapat menyebabkan risiko kesehatan.

Studi tersebut difokuskan pada riset sebelumnya yang menganalisis potensi bahaya pada anak dan balita yang mengisap atau menghirup salah satu dari 250 substansi beracun yang ditemukan dalam asap tembakau, semisal timbal.

Para ilmuwan juga menemukan bahwa banyak anak-anak yang terdeteksi memiliki kadar cotinine–sejenis zat kimia yang terbentuk oleh paparan nikotin-dalam darahnya. Bahaya rokok tangan ketiga tak sampai di situ. Para ilmuwan laboratorium Berkeley juga menemukan bahwa, ketika asam nitrit di udara indoor bereaksi dengan nikotin, terciptalah nitrosamin spesifik tembakau (TSNAs).

Tembakau yang belum terbakar dan asap tembakau juga mengandung TSNAs. Pada 1989, zat itu didaftarkan sebagai salah satu karsinogen yang ditemukan dalam tembakau.

Lewat eksperimen terbaru yang dilakukan Gundel dan timnya, mereka menemukan seberapa banyak TSNAs yang dihasilkan ketika nikotin bereaksi dengan asam nitrit. Setelah membubuhi permukaan berbagai benda dengan asap tembakau, para ilmuwan laboratorium Berkeley menemukan bahwa kadar TSNAs meningkat 10 kali lipat setelah terpapar asam nitrit.

Potensi terpapar TSNAs itu tak bisa dihindari dengan meminta orang merokok di luar ruangan, karena nikotin dari asap rokok melekat pada pakaian dan kulit, sehingga ikut masuk kembali ke ruangan. Membuka jendela lebar-lebar atau menggunakan exhaust fan juga tak banyak membantu, mengingat nikotin adalah molekul lengket yang mudah melekat ke segala permukaan.

Sebagai langkah pencegahan, Gundel memberi saran agar mengganti perabot dan tirai yang terpapar nikotin. Dia juga mendukung disediakannya ruang-ruang publik yang 100 persen bebas rokok, termasuk kendaraan umum. Dia menambahkan, merokok di dalam kendaraan juga meninggalkan nikotin yang melekat di seluruh permukaan.

Para ilmuwan Berkeley berencana melanjutkan studi mereka tentang rokok tangan ketiga yang disponsori oleh Program Riset Penyakit Terkait Rokok University of California itu. Mereka akan meneliti berapa lama TSNAs dapat melekat di permukaan berbagai benda, serta mencari biomarker yang dapat diandalkan untuk mempelajari penyerapan TSNAs ke dalam tubuh.

Efek Paparan Asap Rokok

Asap rokok bertanggung jawab terhadap lebih dari 85% kanker paru-paru dan berhubungan dengan kanker mulut, faring, laring, aesofagus, lambung, pankreas, mulut, saluran kencing, ginjal, ureter, kandung kemih dan usus. Asap rokok dihubungkan dengan leukemia. Bagian dari aspek karsinogenik dari asap rokok, berhubungan terhadap peningkatan resiko penyakit kardiovaskuler (termasuk stroke), kematian tiba-tiba, tahanan jantung, penyakit pembuluh perifer dan aneurisme aorta.


Survey dalam beberapa dekade menunjukkan bahwa satu-satunya penyebab mayoritas kanker paru-paru adalah asap rokok. Berbagai penelitian menunjukkan korelasi positif dan sangat konsisten bahwa satu-satunya penyebab kankerkanker melalui peredaran darah sehingga posisi paru-paru menyebabkan kanker mudah menyebar ke seluruh tubuh.paru-paru secara umum adalah konsumsi rokok. Kematian yang terjadi karena penyebaran.

Pada wanita bukan perokok, paparan asap rokok selama kehamilannya menyebabkan penurunan pertumbuhan janin dan bayinya kelak mengalami resiko kematian mendadak.

Hanya dalam waktu 7 detik rokok yang dihisap akan merangsang otak sehingga perokok merasa bergairah. Kalau dihisap lebih lama akan menimbulkan rasa nyaman. Nikotin mengakibatkan ketergantungan sehingga perokok selalu membutuhkan jumlah rokok yang semakin banyak. Nikotin juga menyebabkan penggumpalan darah dan penyempitan pembuluh darah, sehingga tekanan darah naik dan denyut jantung meningkat.

Asap rokok tidak hanya membahayakan perokok, tapi juga perokok pasif, yaitu orang yang tidak merokok tapi berdekatan dengan orang yang merokok. Mereka menyerap sejumlah nikotin dan tar.

Semakin Miskin akibat Merokok

Lebih dari 70.000 artikel ilmiah telah membuktikan secara tuntas bahwa konsumsi tembakau dan paparan terhadap asap tembakau berbahaya bagi kesehatan. Rokok yang dibakar ibarat pabrik bahan kimia. Setengah jumlah perokok akan meninggal pada usia pertengahan dan rata-rata perokok akan kehilangan 20 – 25 tahun usianya akibat merokok.

Kerugian ekonomi akibat rokok setahunnya di dunia sekitar 200 miliar dolar AS. Meski tidak ada data berskala nasional untuk Indonesia, kita tetap dapat menghitung bagaimana ekonomi rokok pada bangsa Indonesia, setelah para pemilik saham rokok ternama di Indonesia menjadi deretan orang-orang terkaya versi internasional.

Dari Indonesia, majalah Forbes terbitan Amerika Serikat itu menempatkan Rahman Halim (pemilik PT Gudang Garam Tbk) dan Budi Hartono (pemilik PT Djarum). Rahman Halim dan keluarga bertengger di posisi 538 dengan kekayaan US$ 1,9 miliar (Rp 17,29 triliun). Budi Hartono menempati posisi 664 dengan kekayaan sebesar US$ 1,5 miliar (Rp 13,65 triliun). Hebat bukan? Mereka kaya masyarakat yang sakit. Jika pun kita menuding produsen rokok yang bersalah, itu juga masih dapat disangkal oleh mereka, di karenakan pada pembungkus rokok itu sendiri telah dipaparkan kejelekan atau keburukan dari rokok tersebut, anehnya manusia-manusia itu tetap menghisap mautnya sendiri.

Menurut ahli paru dan Direktur Pengendalian Penyakit Menular Langsung Depkes, dr. Tjandra Yoga Aditama, Sp.P, MARS, data WHO menyebutkan ada 215 miliar batang rokok yang dikonsumsi di Indonesia setiap tahunnya. Kalau diasumsikan satu abtang rokok sekitar Rp 500 saja, maka artinya ada sekitar Rp 110 triliun yang dibakar setiap tahunnya di negeri ini. Bila harga rokok perbatangnya lebih dari Rp 500, untuk sebagian merek bahkan ada yang harganya yang sampai Rp 700 per batang, maka uang yang dibakar percuma setiap tahunnya mencapai sekitar Rp 150 triliun. Kalau uang ini digunakan untuk mengentaskan kemiskinan tentu sangat besar dampaknya.

Kalau dihitung dari sudut lain kita akan mendapat angka yang ternyata hampir sama hasilnya. Sekitar 70 juta orang Indonesia adalah perokok atau 30% dari total penduduk. Kalau mereka rata-rata merokok sebungkus saja sehari, diasumsikan harga rokok sebungkus antara Rp 7.000 sampai Rp 8.000, maka setiap hari kita membakar uang sekitar Rp 500 miliar setiap hari, yang celakanya ada 25 jenis penyakit yang dengan mudah menggerogoti kesehatan tubuh.

Mari kita ambil contoh di kota Bogor. Belanja rokok keluarga miskin (gakin) di Kota Bogor mencapai Rp20,5 miliar per tahun, atau Rp1.711.200.000,00 per bulan, kata Wakil Wali Kota Bogor Achmad Ru`yat. “Belanja rokok rumah tangga miskin di kota ini lebih besar dari belanja untuk pendidikan dan kesehatan,” kata Achmad Ru`yat yang menjadi “keynote speech” dalam seminar tentang “Rokok Halal atau Haram” di bulan Mei 2010, bertempat di Bali Kota Bogor. Pada seminar bertema “Kebijakan Pemerintah Kota Bogor dalam Penerapan Larangan Merokok”, dia lantas menjelaskan bahwa pengeluaran sebesar itu atas dasar hasil Survei Kesehatan Daerah (Surkesda) Kota Bogor tahun 2004. Disebutkan, jumlah gakin di Bogor sebanyak 41.398 kepala keluarga. Mereka mengeluarkan uang untuk belanja rokok sebesar Rp1.711.200.000,00 per bulan. “Dengan demikian, jumlah pengeluaran dalam kurun waktu satu tahun untuk membelanjakan rokok sekitar Rp20,5 miliar,” kata Wakil Wali Kota Bogor Achmad Ru`yat.

Yang paling menyedihkan, rakyat miskin uangnya akan habis untuk beli rokok, dan kemudian dia sakit gara-gara rokok itu dan uangnya akan habis lagi (kalau masih ada sisa uang) untuk berobat. Bagaimana tidak, sebagian dari perokok Indonesia yang menghabiskan uang Rp 500 miliar sehari atau sampai Rp 150 triliun setahun ini, sebagian adalah orang miskin.

Sebagian ilustrasi, menurut laporan WHO seseorang dapat menghabiskan sampai ¼ penghasilannya untuk beli rokok. Data dari Philipina menunjukkan, bahwa orang yang membeli rokok local 20 batang sehari akan menghabiskan 17% anggaran belanja rumah tangganya. Kalau yang dibeli rokok impor maka 35% anggaran belanja rumah tangganya habis untuk beli rokok. Data lain dari Malaysia menunjukkan, bahwa harga 20 batang rokok dapat setara dengan 5% pendapatan buruh kasar.

Menurut Widyastuti Soerojo, Indonesia konsumen tembakau/rokok kelima terbesar di dunia, setelah Cina, Amerika, Rusia, dan Jepang. Bayangkan sebanyak 215 miliar batang rokok dikonsumsi setiap tahunnya di negeri ini. Yang lebih memprihatinkan, perokok di Indonesia tidak hanya terbatas pada orang dewasa saja, tapi sudah meluas hingga para remaja. Hasil riset merokok menunjukkan, 34% murid sekolah usia SMP di Jakarta pernah merokok dan 16,6% diantaranya masih aktif merokok, di Bekasi, 33% murid usia SMP pernah merokok dan 17,1% diantaranya hingga kini masih merokok. Demikian juga di Medan 34,9% pernah merokok dan 20,9% diantaranya masih aktif merokok hingga kini. Data lain juga melaporkan, sekitar 66,8% murid usia SMP di Jakarta serumah dengan orang yang merokok dan 81,6% tercemar di luar rumah. Kondisi ini meningkatkan angka kematian akibat merokok.

Rokok & Negeriku

Negeri ini masih dikendalikan oleh rokok. Pemerintah beranggapan penerimaan pajak rokok melalui cukai rokok sekitar Rp 27 triliun bisa membantu menjalankan roda pembangunan. Inilah alasan mengapa pemerintah menghadapi dilemma dan menerapkan regulasi penanggulangan masalah rokok di Indonesia.

Lihat saja saat terjadi penaikan biaya cukai rokok, para pekerja pabrik rokok malah unjuk rasa, padahal apa hubungannya kenaikan biaya cukai dengan gaji mereka. Ini hanya bisa-bisanya para bos itu untuk memanipulasi ketidaktahuan para pekerja itu dan menarik simpati, andaikan mereka tahu bahwa mereka bekerja untuk kerusakan bangsa tentu lain jadinya.

Tampaknya ini pula alasannya mengapa Indonesia belum juga berani meratifikasi Framework Convention on Tobacco Control (FCTC). Kendati 94% Negara anggota WHO sudah tanda tangan. FCTC ditandatangani 182 negara dan sudah diratifikasi lebih dari 100 negara.

Sebetulnya, Indonesia banyak mendapatkan keuntungan bila meratifikasi FCTC. FCTC mengatur tiga hal, harga, prosedur penjualan serta pengemasan. Isu yang berkembang sengaja disesatkan. Di Indonesia, FCTC akan menimbulkan kekhawatiran pada penutupan pabrik rokok. Padahal jika FCTC diratifikasi, dinegeri ini tidak ada lagi rokok murah. Harga rokok diIndonesia termurah di dunia. Makanya rokok jadi mudah dibeli oleh rakyat miskin bahkan anak2 dan remaja. FCTC juga memungkinkan menghapus system jual rokok ketengan. Rokok hanya bisa dibeli dan dikemas 20 batang. System ketengan ini hanya ada di Indonesia. System ini sangat berbahaya dan tidak efektif untuk mengurangi jumlah perokok. Bukankah cara terbaik untuk menjauhkan rokok dari kehidupan manusia adalah dengan cara menurunkan keinginan merokok, yang berarti akan menurunkan permintaan akan rokok. Rokok pula yang menyebabkan rakyat miskin semakin melarat saja.

Hemat saya….

Rokok itu adalah jelas penyebab kanker, penjabarannya telah dipaparkan diatas, mau dipandang dari aspek manapun tetap tak berguna untuk kehidupan kita.

Merujuk dari sejarah islam, Rokok tidak dikenal dalam zaman Rasulullah, tidak seperti arak, tapi bukan berarti kita tidak menganalisis tentang kandungan rokok. Di atas telah diterangkan tentang nikotin dalam rokok yang merupakan zat adiktif/candu yang merupakan sejenis zat kimia yang memabukkan. Setiap yang memabukkan apabila dimakan, diminum, dihisap atau disuntik pada seseorang maka dikategorikan sebagai candu.

“Setiap yang memabukkan itu adalah haram” H/R Muslim.

“Setiap sesuatu yang memabukkan maka bahan tersebut itu adalah haram”. H/R al-Bukhari, Muslim dan Abu Daud.

“Apa saja yang pada banyaknya memabukkan, maka pada sedikitnya juga adalah haram”. H/R Ahmad, Abu Daud dan Ibn Majah.

“Pasti akan berlaku di kalangan manusia-manusia dari umatku, meneguk (minum/hisap/sedut/suntik) arak kemudian mereka menamakannya dengan nama yang lain”. H/R Ahmad dan Abu Daud.

“Sesungguhnya syaitan termasuk hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran khamar/arak dan judi itu dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang. Apakah kamu tidak mau berhenti?”. Al Maidah:91.

Adapun yang bertoleransi yang beranggapan bahwa rokok setaraf klasifikasinya dengan arak boleh dijadikan obat untuk mengurangi rasa tekanan jiwa, tekanan perasaan, kebosanan dan mengantuk. Sebenarnya rokok tidak pernah dibuktikan sebagai penawar atau dapat dikategorikan sebagi obat karena setiap benda haram apabila dibuktikan mengandung bahan memabukkan tidak akan menjadi obat, sebagaimana hadits Nabi s.a.w:

“Telah berkata Ibn Masoud tentang benda yang memabukkan : Sesungguhnya Allah tidak akan menjadikan obat bagi kamu pada benda yang Ia telah haramkan kepada kamu”. H/R al-Bukhari.

“Sesungguhnya arak itu bukan obat tetapi penyakit”. H/R Muslim dan Turmizi.

Dari data-data diatas telah tampak jelas bahwa rokok beserta kandungannya tidak membawa efek positif bagi umat manusia justru menjadi mudharat dan harus kita tinggalkan.

Lalu apakah kita akan mendukung fatwa MUI tentang haramnya rokok bagi yang berusia 18 tahun ke bawah? Lalu bagaimana dengan perokok yang berusia di atas 18 tahun?

Apakah para ibu-ibu, para istri-istri itu masih takut menegur suaminya dan anaknya untuk tidak merokok? Apakah mereka masih membenarkan tindakan itu yang penting tidak dalam rumah? Mau dimana pun seseorang itu merokok, mau sesedikit apapun orang itu merokok tetap saja dampak yang ditimbulkan tetap seburuk itu.

Pro dan kontra terus mengalir diiringi kebijakan-kebijakan. Industri rokok yang terancam musnah diikuti dengan polemik adanya banyak pengangguran. Polemik yang dibuat oleh sebagian yang tidak bisa lepas dari candu rokok. Polemik yang dibuat oleh sebagian yang merasa terganggu oleh asap rokok. Wacana-wacana tentang rokok telah berkembang diluar sana, baik penangkalan ataupun toleransi. Apapun itu, jujur saja saya tidak peduli dengan pembenaran apapun yang mereka buat soal rokok ini, karena dimata saya, pemusnahan umat manusia secara perlahan telah dilakukan oleh rokok, disaat mata kita sedang terbelalak lebar.

Sungguh semua yang terjadi didepan mata saya sebagai seorang pekerja medis sungguh sangat miris jika melihat semua dampak dari rokok ini.

Masih perlukah fatwa MUI bila kita sendiri sudah bisa menentukan tentang hukum rokok dan mengambil keputusan terbaik dalam kehidupan kita.

Sekarang juga, saat ini…..jika anda sayang orang-orang disekitar anda, berhentilah merokok. Karena kami pun berhak mendapatkan udara yang aman untuk dihirup agar tetap hidup sehat turun temurun.


Allohu a’lam.



NB: Teruntuk orang yang paling kusayang…berhentilah merokok sekarang, bukan untuk aku tapi untuk dirimu sendiri.

BAHAYA RADIASI LAPTOP / KOMPUTER

Mungkin bukan saya saja yang kadang lupa di depan komputer hingga terdengar adzan subuh, mungkin pula bukan hanya penulis yang setia didepan laptop dengan atau tanpa ditemani lagu. Mungkin anda juga sama dengan saya orang yang sangat suka ‘bercengkrama’ dengan berita dunia maya…walaupun sangat membenci yang namanya chatting. Ya…orang-orang yang kadang tak menyadari bahwa dirinya menempatkan komputer sebagai soulmatenya..termasuk saya.

Orang-orang ini (termasuk saya) kadang lupa bahwa komputer atau laptop yang kita gunakan memiliki banyak rahasia yang tak terungkap. Pernahkah Anda mendengar bahwa radiasi komputer dari monitor dapat mengganggu kesehatan mata Anda? Dari banyak penelitian diketahui bahwa radiasi dari layar monitor dapat mengganggu kesehatan mata. Berita baiknya, radiasi komputer tidak mengandung radiasi yang bersifat radioaktif.


Radiasi komputer dapat mengakibatkan rabun mata, katarak, epilepsi. Efeknya baru dirasakan 15 atau 20 tahun kemudian. Efek tersebut merupakan proses yang terjadi secara bertahap yang kebanyakan orang tidak menyadari bahwa resiko tersebut benar-benar bisa terjadi.

Seperti yang sudah pernah kita bahas , bahwa semua alat elektronik mengeluarkan sejenis medan elektromagnetik (electromagnetic field atau EMF) yang merupakan salah satu jenis radiasi.

Namun, EMF adalah jenis radiasi yang non-ionisasi, atau radiasi yang energinya bahkan tidak cukup untuk mengionisasi atom atau mengeksitasi elektron, berbeda dengan radiasi uranium, yang merupakan radiasi ionisasi.

Contoh dari radiasi yang ekstrem dari alat elektronik adalah radiasi dari microwave, yang mengeluarkan medan dengan frekuensi tinggi yang bisa dideteksi meskipun dalam jarak beberapa yard. Namun kebanyakan radiasi alat elektronik lainnya akan berkurang dalam jarak beberapa inchi saja. Jadi selama kita menjaga jarak yang cukup saat menggunakan alat-alat tersebut, maka tidak ada yang perlu dirisaukan.

Namun ada kasus khusus seperti pada penggunaan laptop. Banyak orang meletakkan laptop di atas paha mereka pada saat mereka bekerja. Artinya, jarak antara tubuh dengan laptop adalah nol. Berarti resiko lebih besar,bukan?

Radiasi yang keluar dari laptop kebanyakan berasal dari dalam komponen laptop, seperti harddisk dan chip memori, daripada yang keluar dari layar.

WI-FI
Wi-fi ( wireless fidelity ) yang lebih dikenal sebagai jaringan lokal nir kabel, yang semakin populer penggunaannya dinegara maju maupun negara berkembang. Dengan Wi-fi orang bisa masuk ke jaringan internet tanpa harus repot menyambungkan kabel dari komputer ke line telepon. Dibalik kemudahan yang ditawarkan Wi-fi ada beberapa keyakinan publik yang menganggap wi-fi berdampak negatif terhadap kesehatan, diantara bahaya yang ditimbulkannya adalah bahaya yang ditimbulkannya dapat mengakibatkan nyeri dikepala, gangguan tidur (insomnia), mual-mual terutama bagi mereka yang electrosensitif.

Tranceiver (penerima) koneksi wireless juga menghasilkan radiasi microwave, sehingga ada juga dugaan yang menyebutkan bahwa sinyal wireless (atau wi-fi, wireless fidelity) jauh lebih berbahaya.

Apakah jaringan nirkabel wireless-fidelity (Wi-Fi) benar-benar menjadi ancaman kesehatan bagi manusia?. Pertanyaan itu muncul dan memancing perdebatan setelah Apakah jaringan nirkabel wireless-fidelity (Wi-Fi) benar-benar menjadi ancaman Panorama–program stasiun televisi Inggris, BBC–menyiarkan hasil investigasinya.

Menurut temuan Panorama, tingkat radiasi yang dipancarkan perlengkapan Wi-Fi pada satu sekolah di Norwich, yang memiliki lebih dari seribu murid, lebih tinggi ketimbang tingkat radiasi yang dipancarkan dari menara transmisi operator telepon seluler umumnya. Pengukuran Panorama menunjukkan kekuatan sinyal Wi-Fi di dalam ruang kelas itu tiga kali lebih kuat daripada intensitas radiasi dari menara ponsel.

Temuan ini dianggap signifikan karena anak-anak memiliki tengkorak yang lebih tipis ketimbang orang dewasa dan masih dalam tahap pertumbuhan. Pengujian menunjukkan bahwa anak-anak menyerap radiasi yang lebih banyak daripada orang dewasa.

Di perkotaan Inggris, hotspot Wi-Fi muncul bak jamur. Menurut Panorama, dalam 18 bulan terakhir ada 2 juta pengguna Wi-Fi baru. Wi-Fi digunakan pada 70 persen sekolah sekunder dan 50 persen sekolah primer.

Berbeda dengan Panorama, pengukuran tingkat radiasi di sekolah Norwich itu jauh di bawah ambang batas keamanan yang dibuat pemerintah. Bahkan masih 600 kali di bawah ambang batas. Tapi sebagian ilmuwan menduga basis ambang batas itu tidak benar. Para peneliti juga prihatin dengan tidak adanya penelitian tentang dampak radiasi jaringan nirkabel (Wi-Fi). Padahal untuk riset serupa pada ponsel dan menara radio ada ribuan.

Namun WHO (World Health Organization) menyangkal hal ini dan mengatakan bahwa efek WI-FI masih di bawah batas yang bisa merusak tubuh manusia.

Berikut ini adalah sedikit paparan mengenai bagian-bagian komputer yang umumnya menyusun unit komputer dengan atau tanpa WI-FI.

MONITOR

Jika Anda bekerja dengan komputer 12 jam sehari dan monitor komputer Anda tidak dilindungi dengan filter Anti radiasi akan menyebabkan mata anda perih dan merah. Monitor komputer menghasilkan radiasi sinar X, ultraviolet, dan radiasi electromagnetic (sama dengan yang dihasilkan oleh microwave).

Hasil riset radiasi monitor terutama komputer juga memberikan gambaran bahwa: radiasi monitor komputer secara diagonal terjadi bocoran radiasi yang jauh lebih besar jika kita berhadapan secara langsung. ( mis: kalau kita berhadapan langsung, besarnya radiasi x ; maka dengan monitor yang sama kalau kita di posisi diagonalnya, besarnya radiasi x+y).

Waspada keretakan retina karena pancaran radiasi gelombang beta yang ditimbulkan oleh monitor komputer anda. Monitor komputer produksi mulai tahun 2004 telah menyertakan sebuah komponen silikon radioaktif lemah (grup metalloids) yang mampu membuat warna XVGA lebih cerah dengan biaya yang murah. pancaran radioaktif ini akan terus aktif hingga meluruh habis selama 20 tahun. kerusakan pada mata tidak serta merta, tetapi bersifat gradual. selalu isitirahatkan mata anda dengan cara menutup mata tiap 3 jam berkomputer selama 5 menit. Penelitian lanjut masih dilakukan di pusat mata USA.


Ada rekomendasi bahwa batas medan elektromagnetik yang bisa dtoleransi tubuh adalah 2.5 miliGauss. Namun, laptop ternyata bisa mengeluarkan lebih dari 150 mG saat digunakan.

Ini adalah beberapa tips yang bisa anda lakukan untuk mengurangi efek dari radiasi komputer adalah sebagai berikut :
1. Bila bekerja dengan komputer, setiap ±30 s/d 50 menit,
istirahatkan mata selama 5 menit, lihat tanaman yang berwarna hijau, lihat objek dengan jarak pandang yang berubah mulai dari yang terdekat sampai terjauh (lihat ke awan). Di perusahaan yang berkaitan dengan komputer di LN,malah setiap 50 menit seluruh layar komputer di set auto shut down, untuk mengistirahatkan mata seluruh karyawan sejenak selama 5 menit.
2. Gunakan monitor LCD (liquid crystal display) dan screen filter untuk mengurangi radiasi komputer. Radiasi yang disebabkan oleh monitor LCD cenderung lebih kecil bila dibandingkan dengan radiasi monitor tabung.
3. Sesuaikan setting pada monitor Anda. Akan berakibat buruk pada mata jika setting monitor Anda menjadi terlalu gelap atau terlalu terang. Cobalah untuk melakukan seting pada cahaya dan contras agar nyaman untuk mata.
4. Sesuaikan posisi monitor agar tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah. Jika letak monitor terlalu tinggi maka akan menggangu suplay udara menuju otak. Posisi yang ideal untuk monitor adalah sejajar dengan mata.
5. Jaga jarak Anda dengan monitor. Idealnya, jarak minimal antara mata dengan komputer adalah 45 cm.

CONTRAST & BRIGHTNESS

Pekerjaan yang berkaitan dengan keakuratan warna (misalnya design), tentunya sangat tergantung pada brightness dan contrast monitor; dari hasil riset makin tinggi set brightness dan contrast, maka makin tinggi radiasinya. Setiap mata orang memiliki daya tahan yang berbeda; pedih, keluar air mata, iritasi, dll, yang merupakan akibat dari hal tersebut diatas. Apabila hal ini terus menerus dialami dalam jangka waktu yang cukup lama, maka salah satu akibatnya adalah: menderita Asthenopia (pupil mata jadi lambat bereaksi terhadap cahaya, karena intensitas cahaya (radiasi komputer, brightness contrast, cahaya matahari, dll yang berlebihan).

Ada beberapa cara untuk menjaga mata anda lebih maksimal, diantaranya :
1. Jika lelah, istirahatkan sebentar mata Anda. Jangan memaksakan diri untuk tetap menatap komputer saat sedang lelah.

2. Jangan lupa untuk terus makan makanan yang bergizi terutama yang mengandung banyak vitamin A misalnya wortel. Namun perlu diingat bahwa konsumsi vitamin A agar disesuaikan dengan dosisnya. Apabila terlampau banyak mengkonsumsi vitamin A bisa menyebabkan overdosis vitamin A. Untuk konsumsi vit A, menurut hasil riset terbaru dari inggris antara lain: Kebutuhan konsumsi vit A untuk balita : 200 SI/kg berat badan, Sedangkan untuk orang dewasa : 70 SI/kg berat badan. Jadi tidak perlu konsumsi tablet vit A secara khusus dan kontinu, karena dapat menimbulkan batu ginjal. Tablet Vit A dapat diminum seminggu 1x. Lain hal-nya dengan Wortel / sayuran/ buah berwarna hijau / Orange semuanya yang alami mengandung Pro vit. A yang dapat diurai tubuh dengan baik sehingga tidak berdampak merugikan kesehatan. Wortel segar dapat dimakan langsung.

3. Di kompress dengan air hangat/boorwater/dengan mentimun (baik untuk mata dan kulit)

4. Tidur/ istirahat teratur selama 8 jam.

5. Khusus di daerah tropik, masih banyak orang yang belum sadar dan ‘care’ terhadap mata sendiri: lindungi mata anda dari terik matahari karena intensitas cahaya matahari jauh lebih besar dan dapat mengakibatkan katarak.

6. Khusus Orang Tua dan Calon Orang Tua : Anjurkan anak anda dari ekarang, menonton TV / main playstation,dsb, dengan jarak minimal 3 meter. Jangan membaca sambil tidur / ditempat yang kurang pencahayaannya. Hal inisangat penting ditanamkan sejak dini.

CHASING

Komputer desktop dilengkapi dengan casing metal sehingga membentuk pelindung Gauss yang melindungi dari radiasi. Namun pada pembuat laptop ada yang menghilangkan pelindung ini dari produknya agar laptop mereka lebih ringan dan lebih menarik pengguna.

Menurut Profesor Olle Johansson dari Karolinska Institute in Swedia, yang diwawancarai Panorama, “Jika melihat literatur, Anda bisa temukan sejumlah efek radiasi, seperti kerusakan kromosom, berdampak pada kapasitas konsentrasi dan menurunnya memori jangka pendek, serta meningkatnya kejadian berbagai tipe kanker.”

Radiasi sangat mengganggu jaringan tubuh manusia terutama pada kulit, telinga, mata, sistem syaraf dan dapat menyebabkan gangguan sel yang menyebabkan mutasi gen. Seperti juga yang terjadi pada laptop. Alat komunikasi yang satu ini sudah membudaya penggunaannya . Selain penggunaannya kadang sembarang juga kerap kali akrab dibawa kemana-mana dan sangat akrab dengan prilaku pemilikinya.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan tadi sebisa mungkin kita menghindari pengaruh radiasi yang hebat pada monitor serta sistem mekanisnya. Karena dalam sebuah riset ditemukan pada 30.000 kasus pada pekerja komputer tahun 1969, menemukan kasus mayoritas yang terjadi adalah selain kanker otak juga gangguan sistem saraf pusat manusia juga menyebabkan kematian.

Memang bukan perkara yang mudah untuk menghindari radiasi komputer karena untuk menjalankan pekerjaan sehari-hari kita selalu dituntut untuk tetap berada di depan komputer. Namun, masih ada beberapa cara seperti diatas yang bisa dilakukan untung mengurangi efek buruk dari radiasi komputer.

Artikel ini pun sama sekali tidak melarang anda untuk tetap menggunakan laptop atau komputer, namun layak menjadi wacana memutuskan hal yang terbaik untuk diri kita, sekaligus teguran buat saya pribadi.

Bahaya Radiasi HP

Hidup di zaman yang serba ada dan serba bisa membuat kita harus menjalani kehidupan serba cepat dengan persaingan ketat. Pada saat yang sama kita harus menghadapi stress dalam kehidupan sehari-hari,pekerjaan rumah tangga. Oleh karena itu, berbagai cara di cari untuk mengatasi stress yang semakin meningkat. Teknologi berkembang sangat pesat dan salah satunya yaitu mewabahnya penggunaan telephone genggam atau hand-phone.

Seperti yang kita ketahui handphone punya banyak keunggulan diantaranya untuk mengirim data dari dan ke internet, nonton TV, dengar radio, fotografi dan videografi dan lain sebagainya.

Namun dibalik semua keunggulannya handphone pun memiliki banyak sekali sisi negatif yang tak tersorot atau bahkan segaja tak dikuak.

Tergerak oleh kejadian yang menimpa keluarga kami baru-baru ini, dia seorang gadis muda belia yang gencar sekali menggunakan teknologi handphone ini. Namun ada kejadian aneh baru-baru ini menimpanya, sering terjadi gelombang-gelombang kecil yang menggerakkan tangan-tangannya tanpa disadari hingga menyebabkan gangguan kesadaran dan akhirnya dia harus dirawat di ruang ICU (Instalasi Care Unit).

Dari hasil CT Scan didapatkan penyebabnya adalah radiasi, dilihat dari pekerjaanya,tidak ada yang kemungkinan menyebabkan radiasi, dari aktivitasnya pun tidak ada, namun ada satu benda yang kemudian dicurigai dokter karena intensitasnya bersama nyaris 24 jam, yaitu hand phone yang selalu menemaninya hingga saat tidur pun.

Disini saya akan membahas pada chapter 1,mengenai radiasi HP….InsyaAllah di chapter berikutnya saya akan membahas mengenai radiasi lain disekitar kita.


BAHAYA RADIASI HP TERHADAP ORGAN TUBUH KITA

Di seluruh dunia saat ini telah terdapat 570 juta pemakai hand-phone dan dalam jangka waktu 5 tahun lagi jumlahnya akan terus meningkat hingga mencapai 1,4 bilion.
Suatu hal yang tetap masih menjadi perselisihan pendapat tentang pemakaian telephone selular adalah mengenai bahaya terdapatnya radiasi yang dicurigai dapat menimbulkan terjadinya tumor otak pada pemakainya. Isu kontroversi mengenai apakah gelombang radiasi yang dipancarkan antena hand-phone berhubung demikian dekatnya ke kepala sewaktu pemakainya berbicara hingga dapat mengganggu jaringan sel otak yang rawan terhadap paparan gelombang elektromagnetik.
Isu negatif ini menjadi sangat membimbangkan ketika awal Ogos tahun lalu seorang ahli saraf (neurologist) dari Maryland, AS mengajukan saman bernilai $ 800 juta kepada pembuat mobile-phone serta Persatuan Industri Telekomunikasi Selular ( CTIA – Cellular Telephone Industry Association ). Neurologist tersebut ialah Dr. Christopher Newman yang menderita penyakit tumor otak yang muncul kerana keaktifannya dalam menggunakan hand-phone. Namun sampai saat ini saman tersebut masih berhasil ditolak dengan alasan bahwa bukti dan kajian ilmiah yang mendukung risiko terjadinya kanker otak dinilai tidak cukup meyakinkan.
Gelombang elektromagnetik yang dipancarkan hand-phone adalah sejenis gelombang microwave yang termasuk jenis radiasi non-ionisasi dan levelnya tergolong rendah / low level radiation. Dari puluhan kajian ilmiah yang telah dilakukan sampai sekarang ini, belum terdapat bukti ilmiah hasil olahan kajian yang skala cakupan dan secara komprehensif dapat meyakinkan bahwa efek radiasi non-ionisasi pada pemakaian hand-phone berakibat serupa dengan efek pancaran radiasi gelombang elektromagnetik jenis ionisasi yang telah dinyatakan positif sebagai salah satu penyebab tumor otak atau pun kerusakan DNA pada sel jaringan tubuh manusia.
Walaupun demikian berhubung bagi pengguna yang kerap memakai hand-phone, para ahli mengingatkan pemakai mobile-phone agar tetap bijak dan berhati-hati. Para ahli organisasi kesehatan sedunia (WHO) sangat menganjurkan agar pemakaian hand-phone terutama di kalangan usia kanak-kanak dibatasi sedemikian rupa ataupun pemakaiannya dengan menggunakan “hands-free” guna untuk meminimalkan risiko yang mungkin terjadi, berhubung alasan rawannya sel otak dalam usia kanak-kanak yang sedang mengalami pertumbuhan.
WHO tengah mengadakan kajian menyeluruh mencakup 10 negara guna menyingkap kesan pemakaian mobile-phone terhadap risiko terjadinya kancer pada jaringan tubuh di daerah leher dan kepala.
Badan FCC Amerika telah menguji tingkat radiasi yg dipancarkan beberapa handphone. Kekuatan radiasi handphone yg akan diterima otak atau yg dinamakan SAR (Specific Absorption Rate) diukur dalam satuan watt/kg. FCC menetapkan bahwa semua handphone yg memancarkan radiasi diatas 1.6 watt/kg dilarang utk diproduksi (dilarang masuk di amerika).
Sebenarnya semua handphone yg beredar masih bisa dikategorikan “aman” karena tingkat SAR-nya masih dibawah 1.6 watt/kg. Meskipun demikian ada beberapa org yg merasa agak pusing atau telinganya panas setelah menggunakan handphone-handphone yg dikategorikan “aman” tersebut. Jadi yg betul-betul aman (bukan sekedar aman saja) adalah yg tingkat radiasinya dibawah 1 watt/kg. Maka dari itu utk memisahkan yg “aman” dan yg “betul-betul aman”, dibuatlah tabel dibawah ini.
Berikut ini tabel SAR yang dikeluarkan oleh United Kingdom National Physical Laboratory dan badan FCC Amerika (Federal Communication Comission)

Dari tabel di atas terlihat bahwa Philips Genie, Nokia 5110, dan Ericsson T28 memiliki tingkat radiasi yg cukup tinggi, bahkan hampir mendekati ambang batas bahaya yg ditentukan FCC, yaitu 1.6 watt/kg. Selain itu juga dapat dilihat bahwa Motorola V3688 memiliki tingkat radiasi paling rendah. Padahal sebenarnya radiasinya yg dipancarkan V3688 sangat tinggi, yaitu sebesar 1.58 watt/kg, namun karena handphone ini menggunakan design lipat (clam-shell) maka posisi antena berada di samping rahang (jauh dari otak), sehingga pengaruh pancaran radiasi dari antenna ke otak hanya sebesar 0.02 watt/kg saja. Untuk lebih jelasnya lihat pengaruh posisi antenna terhadap resiko kanker otak.

Dari penjelasan di atas mengenai pengaruh posisi antena terhadap pancaran radiasi ke otak, maka dapat ditemukan sebab mengapa handphone Motorola V dan StarTac memiliki tingat SAR yg paling rendah. Selain itu juga ditemukan sebab mengapa bila menggunakan Nokia 8210 kuping cepat terasa panas. Ini disebabkan karena Nokia 8210 menggunakan internal antenna sehingga pancaran radiasi mengarah ke telinga.Nokia 8210 sendiri meskipun tergolong handphone beradiasi tinggi namun tingakt SAR-nya tidak terlalu tinggi (hanya sedikit diatas 1 watt/kg). Ini karena dengan internal antenna posisi antenna sedikit agak jauh dari otak. Ini berbeda dgn Nokia 5110, Philips Genie, Siemens C25, Ericsson T28, dan GF768 yg posisi antenanya jelas-jelas disamping otak kita. Telinga yg panas tentunya lebih baik daripada otak kita yg panas.

Rendahnya tingkat radiasi handphone tentu juga ada kaitannya dgn kekuatan sinyal handphone. Asumsinya, semakian besar radiasinya, maka semakin kuat pula sinyalnya. Nokia 8810 yg radiasinya sangat rendah (0.22 watt/kg) mungkin juga menjadi sebab lemahnya sinyal handphone ini. Ini berbeda dgn Motorola V yg tingkat SAR-nya rendah, tapi anehnya sinyalnya lebih kuat. Hal ini disebakan karena pancaran radiasi dari Motorola V sebenarnya sangatlah besar, yaitu hampir 1.6 watt/kg (mendekati ambang bahaya FCC). Tapi karena penempatan posisi antenanya jauh dari otak (disamping rahang kita) maka akhirnya pancaran radiasi yg diterima otak kita akhirnya sangat rendah.

Dr. Eka Putra Setiawan dari bagian Divisi Otologi RS SANGLAH mengatakan meskipun HP dpt mempermudah komunikasi, namun banyak efek samping dari penggunaan yg salah. Hal ini berkaitan dgn volume suara dan jarak dengar. Semakin HP ditempelkan ke telinga, maka semakin melekat mengenai liang telinga, “efeknya semakin besar yg menyebabkan terjadi peningkatan bunyi dan resonasi,” ujarnya. Menurut Dr Eka, semakin lama bunyi berbising, akan menyebabkan kelelahan pd otot. “Menggunakan HP hendaknya bergantian pd telinga kanan dan kiri. Sama halnya dgn olahraga berjalan atau lari. Semakin jauh akan terasa capek dan otot pegal. Ada masanya utk istirahat bagi otot pendengaran,” ujarnya. Selain itu, lanjut Dr Eka, perlu diwaspadai efek samping gelombang elektromagnetik yg dipancarkan HP. Radiasi HP berakibat buruk terhadap tubuh manusia. “Ketika Anda menggunakan te¬lepon genggam, 70-80 persen ene¬rgi radiasi yang dipancarkan dari antena telepon itu diserap ke¬pala,” kata Prof Henry Lai dari Uni¬¬ver¬sity of Washington, AS, se¬perti di¬kutip web MD Health. Radiasi HP memancarkan 215 kali perdetik masuk ke sel-sel otak mengenai DNA dlm sel. Pancaran sinyal dari emiter ponsel selalu mengikuti kaidah pancaran radiasi gelombang elektromagnetik.

Untungnya, kata Dr Eka, manusia memiliki sawar darah otak yg melindungi paparan radiasi iniAnak2 dibawah usia 8 thn sangat rentan terhadap pancaran radiasi ini, sehingga sangat disarankan belum waktunya menggunakan HP. Spesialis anak RSU dr Soetomo itu mencontohkan anak berusia 2,5 tahun. Kepada anak usia tersebut, orang tua dianjurkan tak mengenalkan fungsi atau cara mengoperasikan gadget macam handphone atau laptop. Sebaiknya, anak hanya diperkenalkan pada suara, warna, atau bentuk barang elektronik tersebut. Sebab gelombang elektromagnetik yang terpancar dari barang elektronik tersebut tidak baik bagi anak. ’’Anak berisiko mengalami gangguan proses perkembangan otak, terutama pada proses kelistrikannya,’’ antarsel otak terhubung secara kelistrikan. Jika terkena gelombang elektromagnetik, hubungan listrik antarsel bisa terganggu. Itu sama dengan saat naik pesawat terbang. Selama pesawat landing, terbang, dan mendarat, penumpang diminta mematikan segala barang elektronik. Sebab, pancaran gelombang elektromagnetik dari gadget tersebut bisa mengganggu navigasi. ’’Jenis gangguannya memang tidak spesifik. Tapi, pasti mengganggu, terutama bila terpapar tiap hari dalam kurun waktu lama. Bahkan, sekalipun tak memegang gadget, anak tetap terkena dampak bila berada di sekitar barang elektronik yang memancarkan gelombang elektromagnetik. Disankan pd malam hari sebaiknya HP dimatikan. Jika tetap menyala, sebaiknya diletakkan diluar tempat tidur (kamar) agar gelombang elektromagnetik tdk menyerang otak. Efek yg ditimbulkan dr gelombang ini adalah sulit tidur, pusing, telinga mendenging dan daya tahan tubuh menurun.


Ada beberapa hasil penelitian (dari “ELECTRICAL SENSITIVITY”nya Prof. Dr.dr.anies, M.Kes,PKK ) yaitu sebagai berikut:
* Penelitian di Finlandia, radiasi elektromagnetik telepon seluler selama 1 jam mempengaruhi produksi protein pada sel. Meskipun tdk harus membahayakan kesehatan, tetapi jika terjadi pd sel otak dpt berakibat fatal.
* Laporan dari European Journal of Cancer Prevention Augst 02 menyatakan pengugnaan HP lebih rentan bagi timbulnya kanker orak daripada tdk pernah menggunakannya sama sekali
* ICNIRP (International Comission on Non Ionizing Radiation Protection) dan FCC (Federal Communication Commision) menyatakan telepon seluler aman, meskipun wajib bagi produsen mencantumkan tingkat pajanan radiasi SAR (Spesific Absorption Rate) pada buku manualnya
* Meskipun emisi telepon seluler sangat kecil, apabia berada di dekat kepala selama beberapa menit dpt menaikan suhu di sel-sel otak sekitar 0,1 derajat C.
Bahaya-bahaya penggunaan ponsel:
• Memanaskan Otak dan Kulit
Inggris. Ponsel dapat membuat panas otak sehingga mengganggu fungsinya. Sebuah kajian yang telah diterbitkan di Inggris tahun lalu, mengungkapkan tingkat paparan (exposure) gelombang dari ponsel yang ditempelkan di dekat telinga atau bagian badan tertentu lebih besar daripada tingkat paparan dari stasiun ponsel terhadap seluruh badan.
Swedia. Sebuah studi menunjukkan peningkatan rasa/sensasi panas sebesar 48 kali terhadap telinga, muka dan kepala dari pengguna ponsel. Di Swedia juga dilaporkan pada tahun 2006 bahwa kita memiliki risiko 240 persen lebih besar terkena kanker otak berbahaya, tepatnya di bagian kepala yang berdekatan dengan telinga yang sering digunakan untuk bertelepon.
Rusia. Ponsel dapat meningkatan suhu permukaan kulit sampai 4,7 oC yang dapat mengarah ke timbulnya kangker kulit. Di Inggris, ditemukan seorang pengguna ponsel yang meninggal karena tumbuhnya sel-sel kanker pada permukaan kulit yang sering bersentuhan dengan ponsel.
Beberapa peneliti memperingatkan bahwa dampak panas ponsel ini dapat menyebabkan paras pengguna bergaris-garis dan cekung yang menjadi awal terjadinya penuaan dini. Diduga panas menyebabkan sel-sel badan menurun kerjanya karena proses-proses dalam sel tak dapat berjalan secara efisien.• Risiko Terkena Kanker
Swedia. Penggunaan ponsel meningkatkan risiko terkena tumor otak sebesar 2,5 kali. Anak-anak yang tulang tengkoraknya lebih tipis dan otaknya lebih kecil menghadapi risiko lebih besar.
Australia. Tikus percobaan yang terkena radiasi ponsel selama 18 bulan, menghadapi tingkat risiko dua kali lipat terkena kanker.
USA. Pengguna bersat ponsel mengalami penurunan hormone melatonin yang amat penting untuk mencegah berkembangnya sel-sel kangker.
Austria Perokok pengguna ponsel punya risiko lebih besar terkena kangker disbanding pengguna ponsel non perokok.
Pengguna ponsel berat (beberapa jam / hari) ditemukan terkena kangker getah bening non-Hodgkin pada leher di area yang sering mengalami kontak ponsel. Beberapa menit paparan radiasi ponsel dapat mengubah 5% sel kangker aktif menjadi 95% sel kangker aktif, selama periode paparan dan beberapa saat setelah itu. Risiko terkena tumor yang amat langka, neuro-epithelia, yang berkembang di luar otak, meningkat dua kali lipat pada penggunaan ponsel di bandingkan non-pengguna. Pada tahun 1998, tercatat tak kurang 8 tuntutan hokum berkenaan dengan timbulnya tumor otak akibat penggunaan ponsel.
• Kerusakan Sistem Pertahanan Tubuh dan DNA
Beberapa studi menunjukkan bahwa radiasi ponsel telah menyebabkan kerusakan DNA dalam sel tubuh. Menurut penelitian di Inggris, radiasi dari frekuensi radio yang lemah serupa dengan dipancarkan ponsel – dapat melemahkan system pertahanan tubuh yang bertugas melawan infeksi dan penyakit.
• Bayi Cacat
USA RAdiasi ponsel juga dikaitkan dengan bahaya terhadap ibu hamil dan janin yang dikandungnnya. Sebuah studi menunjukkan bahwa radiasi ponsel menyebabkan cacat pada emberio ayam.
• Peningkatan Tekanan Darah
Jerman. pada sebuah studi yang dilaporkan dalam media Lancet pada 1998, tekanan darah pada subyek yang diteliti meningkat 5-10Hg-peningkatan yang lebih dari cukup untuk memicu stroke atau serangan jantung pada orang-orang yang berisiko tinggi.
Ini kali pertama sebuah bukti yang sangat meyakinkan bahwa radiasi ponsel dapat mengubah fungsi sel dalam badan manusia.
• Penyakit Alzheimer’s, Multiple Sclerosis & Parkinson’s
Swedia. Hanya dalam tempo dua menit terpapar pancaran gelombang ponsel, dapat melemahkan batas pengaman dalam darah, sehingga protein dan racun/toksin bocor dan kemudian masuk ke dalam otak. Inilah yang membuka jalan bagi berkembangnya berbagai penyakit seperti Penyakit Alzheimer’s, Multiple Sclerosis & Parkinson’s
Studi lain menunjukkan pengguna ponsel 30 menit/ hari terkena risiko pikun (memory loss) dua kali lipat disbanding pengguna ponsel kurang dari dua menit/hari.
USA Riset terhadap tikus menunjukkan paparan gelombang ponsel selama 45 menit menyebabkan terhambatnya kemampuan belajar dan ingatan jangka pendek mereka.
Inggris. Riset yang disponsori pemerintah menunjukkan keterkaitan antara radiasi ponsel dengan kehilangan ingatan jangka pendek dan pikun sesaat.
• Jantung dan Batu Ginjal
Eropa. Riset baru-baru ini menunjukkan radiasi ponsel dapat menyebabkan kebocoran hemoglobin – pembawa oksigen ke seluruh tubuh – dari sel darah merah, hal ini berakibat pada timbulnya sakit jantung dan batu ginjal.
• Penurunan Gairah Sex, Rasa Terbakar dan Kelelahan
Ukroina. Riset pada binatang menunjukkan pengguna ponsel dapat menurunkan gairah sex secara drastic. Tikus yang terpapar radiasi ponsel menghasilkan jauh lebih sedikit hormone testoteron dalam darah dibandingkan tikus yang tak terpapar. Semakin tinggi tingkat radiasi semakin sedikit testosterone yang dihasilkan, sehingga menurunkan gairah seksual.
Skandinavia. Riset yang disponsori oleh industry ponsel, pemerintah Norwegia dan Swedia menegaskan adanya korelasi antara lama frekuensi/ seringnya penggunaan ponsel dengan munculnya gejala-gejala kelelahan/ fatique rasa terbakar, dan sakit kepala. Pengguna ponsel juga ada yang melaporkan telah mengalami kulit gatal-gatal, terbakar dan kejang-kejang.
• Racun Dari Tambalan Gigi
Riset pun menunjukkan bahwa radiasi ponsel dapat mengaktifkan mercuri dalam tambalan gigi sehingga menghasilkan sejenis gas beracun. Beberapa pakar percaya bahwa gas itu dapat menyerang otak dan system syaraf sehingga mengakibatkan kondisi seperti depresi, asthma, Alzheimer’s dan Multiple Sclerosis.
• Sakit Kepala, Pusing-Pusing, Kehilangan Konsentrasi
Swedia. Riset yang disponsori industry ponsel terhadap 11.000 pengguna ponsel 4 – 5 kali sehari menghadapi risiko 3,6 x lebih besar terkena sakit kepala dari pada pengguna ponsel kurang dari dua kali sehari. Para pengguna juga menghadapi risiko 2,3 kali terkena pusing-pusing dan 5,4 kali terkena kehilangan konsentrasi dibanding non-pengguna. Orang-orang muda menghadapi risiko lebih besar, mereka yang berusia dibawah 30 tahun menghadapi risiko 3 – 4 kali lebih besar dibandingkan pengguna yang lebih tua.

TIPS MENANGKAL RADIASI HAND-PHONE
Untuk meminimalisir bahaya yang mungkin terjadi karena pengaruh radiasi ponsel, berikut tips jitunya seperti diramu dari EMF-Health.
- Batasi pemakaian ponsel hanya pada panggilan yang penting-penting saja dan bicaralah dengan singkat. Ingatlah bahwa pembicaraan via ponsel yang terlalu lama, apalagi sampai berjam-jam disinyalir mempunyai beberapa dampak buruk terhadap kesehatan. Namun jika Anda memang harus melakukan panggilan yang lama, disarankan untuk memakai handsfree untuk keamanan.
- Anak-anak di bawah umur seharusnya hanya diperbolehkan memakai ponsel dalam keadaan darurat saja. Mengingat mereka masih dalam tahap perkembangan, bahaya radiasi bisa bertambah parah.
- Jika memakai ponsel tanpa handsfree, tunggulah sampai panggilan benar-benar terkoneksi sebelum menaruh ponsel di telinga untuk melakukan pembicaraan.
- Minimalisir pemakaian ponsel di ruang tertutup dengan bahan logam atau baja, misalnya di dalam mobil. Dalam ruangan seperti ini, ponsel harus bekerja keras menstabilkan koneksi sehingga radiasi meninggi. Selain itu, ada kemungkinan radiasi memantul kembali ke pengguna di ruangan yang didominasi bahan baja.
- Minimalisir penggunaan ponsel ketika kekuatan sinyal hanya satu bar atau kurang. Dalam kondisi ini, ponsel juga harus bekerja keras untuk menstabilkan koneksi sehingga radiasi bertambah besar.
- Belilah ponsel dengan level SAR (Specific Absorption Rate) yang rendah. Level SAR adalah ukuran kuantitas frekuensi radio yang diserap tubuh manusia. Semakin rendah levelnya, semakin baik untuk meminimalisir radiasi. Anda bisa mendapat informasi mengenai SAR ini di buku panduan atau surfing di internet.
Artikel di atas tidak ada maksud untuk Anda tidak menggunakan alat komunikasi (HP), karena saya juga adalah pengguna Hand-phone karena sangat membantu mobilitas saya. Namun itu lantas jangan membuat kita sengaja ‘menutup telinga’ mendengar efek negatif dari handphone, wacana ini dapat membawa kita untuk lebih bijaksana menggunaan alat bantu komunikasi apakah mengurangi durasi pemakaian atau mengubah cara penerimaan komunikasi, saya rasa anda sendiri yang dapat menilainya, bagaimana agar kita dapat berkomunikasi tanpa ketinggalan zaman, bisa di pakai dengan aman tidak menganggu kesehatan dan tentunya nyaman pula.

Radiasi Handphone (HP)



Sebelum kita membahas tips sehat menggunakan handphone (HP), sebelumnya kita bahas dulu pengeruh negatif handphone bagi kesehatan. Mungkin pernah kita mendengar bahwa radiasi dari sinyal yang ditimbulkan oleh HP bisa menimbulkan kanker atau bahkan penyakit-penyakit lainnya. Sebuah studi yang dilakukan di Swedia mengungkapkan bahwa HP bisa meningkatkan 400% resiko kanker bagi penggunanya. International EMF (Electromagnetic Field) Collaborative melaporkan hasil penelitiannya yang dilakukan di 13 negara di wilayah Eropa Barat bahwa radiasi HP membawa dampak yang berpengaruh terhadap kesehatan khususnya kesehatan anak. Lloyd Morgan peneliti EMF Collaborative mengatakan: Sejumlah negara sudah siap memblokir penggunaan HP bagi anak-anak, bahkan Prancis sudah mengeluarkan instruksi agar penggunaan HP bagi anak-anak hanya digunakan untuk mengirimkan pesan saja. Morgan juga mengungkapkan bahwa percakapan menggunakan HP dalam jangka waktu yang lama akan meningkatkan resiko seorang anak atau remaja terserang kanker otak. Selain itu mengantongi HP dalam kantong celana atau membiatkan anak-anak tidur didekat HP yang aktif juga dapat menggangu kesehatan.

Bahaya-bahaya penggunaan HP:

* ?Memanaskan Otak dan Kulit
HP dapat membuat panas otak sehingga mengganggu fungsinya. Sebuah kajian yang telah diterbitkan di Inggris tahun lalu, mengungkapkan tingkat paparan (exposure) gelombang dari HP yang ditempelkan di dekat telinga atau bagian badan tertentu lebih besar daripada tingkat paparan dari stasiun HP terhadap seluruh badan.
Sebuah studi di Swedia menunjukkan peningkatan rasa/sensasi panas sebesar 48 kali terhadap telinga, muka dan kepala dari pengguna HP. Di Swedia juga dilaporkan pada tahun 2006 bahwa kita memiliki risiko 240 persen lebih besar terkena kanker otak berbahaya, tepatnya di bagian kepala yang berdekatan dengan telinga yang sering digunakan untuk bertelepon.
Peneliatian di Rusia, HP dapat meningkatan suhu permukaan kulit sampai 4,7 oC yang dapat mengarah ke timbulnya kangker kulit. Di Inggris, ditemukan seorang pengguna HP yang meninggal karena tumbuhnya sel-sel kanker pada permukaan kulit yang sering bersentuhan dengan HP.
Beberapa peneliti memperingatkan bahwa dampak panas HP ini dapat menyebabkan paras pengguna bergaris-garis dan cekung yang menjadi awal terjadinya penuaan dini. Diduga panas menyebabkan sel-sel badan menurun kerjanya karena proses-proses dalam sel tak dapat berjalan secara efisien.
* Risiko Terkena Kanker,
Penggunaan HP meningkatkan risiko terkena tumor otak sebesar 2,5 kali. Anak-anak yang tulang tengkoraknya lebih tipis dan otaknya lebih kecil menghadapi risiko lebih besar. Tikus percobaan yang terkena radiasi HP selama 18 bulan, menghadapi tingkat risiko dua kali lipat terkena kanker.Pengguna bersat HP mengalami penurunan hormone melatonin yang amat penting untuk mencegah berkembangnya sel-sel kangker. Perokok pengguna HP punya risiko lebih besar terkena kangker disbanding pengguna HP non perokok.
Pengguna HP berat (beberapa jam / hari) ditemukan terkena kangker getah bening non-Hodgkin pada leher di area yang sering mengalami kontak HP. Beberapa menit paparan radiasi HP dapat mengubah 5% sel kangker aktif menjadi 95% sel kangker aktif, selama periode paparan dan beberapa saat setelah itu. Risiko terkena tumor yang amat langka, neuro-epithelia, yang berkembang di luar otak, meningkat dua kali lipat pada penggunaan HP di bandingkan non-pengguna. Pada tahun 1998, tercatat tak kurang 8 tuntutan hokum berkenaan dengan timbulnya tumor otak akibat penggunaan HP.
* ?Kerusakan Sistem Pertahanan Tubuh dan DNA
Beberapa studi menunjukkan bahwa radiasi HP telah menyebabkan kerusakan DNA dalam sel tubuh. Menurut penelitian di Inggris, radiasi dari frekuensi radio yang lemah serupa dengan dipancarkan HP – dapat melemahkan system pertahanan tubuh yang bertugas melawan infeksi dan penyakit.
* Bayi Cacat
RAdiasi HP juga dikaitkan dengan bahaya terhadap ibu hamil dan janin yang dikandungnnya. Sebuah studi menunjukkan bahwa radiasi HP menyebabkan cacat pada emberio ayam.
* Peningkatan Tekanan Darah
pada sebuah studi di JErman dilaporkan dalam media Lancet pada 1998, tekanan darah pada subyek yang diteliti meningkat 5-10Hg-peningkatan yang lebih dari cukup untuk memicu stroke atau serangan jantung pada orang-orang yang berisiko tinggi. Ini kali pertama sebuah bukti yang sangat meyakinkan bahwa radiasi HP dapat mengubah fungsi sel dalam badan manusia.
* Penyakit Alzheimer’s, Multiple Sclerosis & Parkinson’s, Hanya dalam tempo dua menit terpapar pancaran gelombang HP, dapat melemahkan batas pengaman dalam darah, sehingga protein dan racun/toksin bocor dan kemudian masuk ke dalam otak. Inilah yang membuka jalan bagi berkembangnya berbagai penyakit seperti Penyakit Alzheimer’s, Multiple Sclerosis & Parkinson’s. Studi lain menunjukkan pengguna HP 30 menit/ hari terkena risiko pikun (memory loss) dua kali lipat disbanding pengguna HP kurang dari dua menit/hari. Riset di AS terhadap tikus menunjukkan paparan gelombang HP selama 45 menit menyebabkan terhambatnya kemampuan belajar dan ingatan jangka pendek mereka. Riset di Inggiris yang disponsori pemerintah menunjukkan keterkaitan antara radiasi HP dengan kehilangan ingatan jangka pendek dan pikun sesaat.
* ?Jantung dan Batu Ginjal
Riset baru-baru ini menunjukkan radiasi HP dapat menyebabkan kebocoran hemoglobin – pembawa oksigen ke seluruh tubuh – dari sel darah merah, hal ini berakibat pada timbulnya sakit jantung dan batu ginjal.
* Penurunan Gairah Sex, Rasa Terbakar dan Kelelahan
Riset di Ukraina yang dilakukan pada binatang menunjukkan pengguna HP dapat menurunkan gairah sex secara drastic. Tikus yang terpapar radiasi HP menghasilkan jauh lebih sedikit hormone testoteron dalam darah dibandingkan tikus yang tak terpapar. Semakin tinggi tingkat radiasi semakin sedikit testosterone yang dihasilkan, sehingga menurunkan gairah seksual. Riset yang disponsori oleh industry HP, pemerintah Norwegia dan Swedia menegaskan adanya korelasi antara lama frekuensi/ seringnya penggunaan HP dengan munculnya gejala-gejala kelelahan/ fatique rasa terbakar, dan sakit kepala. Pengguna HP juga ada yang melaporkan telah mengalami kulit gatal-gatal, terbakar dan kejang-kejang
* ?Racun Dari Tambalan Gigi
Riset pun menunjukkan bahwa radiasi HP dapat mengaktifkan mercuri dalam tambalan gigi sehingga menghasilkan sejenis gas beracun. Beberapa pakar percaya bahwa gas itu dapat menyerang otak dan system syaraf sehingga mengakibatkan kondisi seperti depresi, asthma, Alzheimer’s dan Multiple Sclerosis.
* Sakit Kepala, Pusing-Pusing, Kehilangan Konsentrasi
Riset yang disponsori industry HP terhadap 11.000 pengguna HP 4 – 5 kali sehari menghadapi risiko 3,6 x lebih besar terkena sakit kepala dari pada pengguna HP kurang dari dua kali sehari. Para pengguna juga menghadapi risiko 2,3 kali terkena pusing-pusing dan s,4 kali terkena kehilangan konsentrasi dibanding non-pengguna. Orang-orang muda menghadapi risiko lebih besar, mereka yang berusia dibawah 30 tahun menghadapi risiko 3 – 4 kali lebih besar dibandingkan pengguna yang lebih tua.

Nah untuk mengurangi resiko itu, ikuti tips-tips berikut ini:

* Gunakan telinga kiri untuk berbicara di telepon
* Jangan menggunakan handphone ketika di-charging
* Jangan gunakan Headphone/earphone dalam jangka waktu yang lama
* Ketika batere handphone anda sudah terlihat digrid terakhir, usahakan jangan lagi menggunakan untuk menelpon, karena radiasi yang lebih besar
* Gunakan speaker atau headset, Headset tak memancarkan radiasi sebanyak ponsel. Para peneliti masih belum sepakat mengatakan mana yang lebih aman, apakah headset yang menggunakan kabel atau yang tidak. Karena konon, headset dengan kabel pun masih mengeluarkan radiasi, meski dalam tingkat kecil. Jadi, jika dalam keadaan sepi, dan tidak mengganggu orang lain, ada baiknya jika sesekali Anda menjawab telepon dengan menggunakan mode speaker.
* Perbanyak mendengar, kurangi bicara HPmemancarkan radiasi ketika Anda berbicara atau mengetik SMS, tapi tidak memancarkan radiasi ketika sedang menerima pesan. Maka, usahakan untuk mendengarkan lebih banyak saat bicara dengan HP , ketimbang berbicara.
* SMS, HP tidak menggunakan tenaga banyak ketika kita mengirimkan teks ketimbang ketika ponsel bertugas mengirimkan suara kita. Artinya, tenaga berkurang, radiasi yang dikeluarkan pun juga berkurang. Lagipula, ketika kita mengetik SMS, artinya kita menjauhkan HP dari kepala kita.
* Sejauh lenganKetika Anda menggunakan headset untuk menjawab telepon, usahakan untuk menjauhkan HP dari telinga, dada, atau pinggang. Bagian-bagian tersebut, termasuk perut adalah bagian-bagian tubuh yang mudah menyerap radiasi. Usahakan untuk menjauhkan HPyang sedang menerima telepon lewat headset dari perut Anda.
* Sinyal hilang? Matikan saja. Ketika si ponsel tidak bisa menerima sinyal cukup, ia harus mengeluarkan usaha lebih kencang untuk mencari menara pemancar. Artinya, lebih banyak emisi yang ia keluarkan. Saat Anda harus menggunakan ponsel, upayakan sinyal berada dalam kondisi penuh. Lagipula, ponsel yang terlalu lama berusaha mencari sinyal hanya akan menghabiskan baterainya.
* Tak perlu pelindung, Ketika Anda menggunakan sarung pelindung tambahan untuk telepon, artinya Anda menutup jalur telepon untuk bisa bekerja dengan optimal. Artinya, ia akan berusaha lebih keras untuk mencari sinyal, sehingga lebih banyak radiasi yang ia keluarkan.
* Kurangi penggunaan ponsel pada anak, Otak anak-anak menyerap radiasi ponsel dua kali lebih banyak ketimbang orang dewasa. Disarankan untuk menjauhkan anak-anak dari ponsel untuk melindunginya dari bahaya yang belum diketahui di masa depan.
* Pilih HP yang radiasinya kecil, berikut daftar HP yang radiasinya.
* FCC (salah satu lembaga pemerintah AS) menetapkan batas maksimal besarnya radiasi yang diperbolehkan untuk handphone atau telepon genggam. Besarnya radiasi handphone ini dinyatakan dalam SAR (Specific absorption rate). SAR adalah nilai maksimum radiasi yang diserap oleh tubuh per satuan berat. FCC menentukan besarnya SAR untuk handphone adalah maksimal sebesar 1.6 W/kg. Negara-negara di Eropa (European Union) menetapkan besarnya SAR maksimal adalah sebesar 2 W/kg. Handphone/ponsel yang berada di atas batas ini tidak boleh diproduksi dan diperdagangkan di negara tersebut.Anda bisa melihat daftar nilai SAR dari berbagai macam merk HP di situs FCC, klik di sini. Jika nilai SAR tinggi, maka radiasi handphone tersebut tinggi. Sepuluh handphone dengan nilai SAR paling tinggi adalah (namun masih di bawah batas ‘aman’): Motorola V195s (1.6), Motorola Slvr L6 (1.58 ), Motorola Slvr L2 (1.54), Motorola W385 (1.54), Motorola Deluxe ic902 (1.53) T-Mobile Shadow (HTC) (1.53, Motorola i335 (1.53), Samsung Sync SGH-C417 (1.51), Motorola V365 (1.51), RIM BlackBerry Curve (AT&T) (1.51). Sepuluh handphone dengan nilai SAR paling kecil (radiasi kecil) adalah: LG KG800 (0.135), Motorola Razr V3x (0.14), Nokia 9300 (0.21), Nokia N90 (0.22), Samsung SGH-G800 (0.23), Samsung Sync SGH-A707 (0.236), Nokia 7390 (0.26), Samsung SGH-T809 (0.32), Bang & Olufsen Serene (Samsung SGH-E910) (0.33), Motorola Razr2 V8 (0.36)
* Jangan menelepon di mobil tanpa antena eksternal.
* Biasanya ABG remaja atau muda-mudi yang masih hot-hotnya pacaran sering sekali menggunakan handphone berjam-jam. Apalagi sekarang ada iklan kalau tarifnya murah (0.000…01 rupiah/detik). Bahkan ada yang nelpon semalaman sampai subuh sambil tiduran. Ini tidak baik karena radiasi handphone yang berlebihan dapat berakibat buruk bagi kesehatan

Memang penggunaan HP sangat berguna bagi kehidupan manusia, tinggal sekarang bagaimana kita mengatur penggunaannya, jangan berlebihan, apapun kalau dilakukan secara berlebihan akan menimbulkan dampak yang tidak baik.

Referensi:

* http://www.forumkami.com/forum/forum-handphone/24167-tips-mencegah-radiasi-handphone.html
* http://www.untuksemua.com/healthy/cara-hidup-sehat-6217/
* http://gayahidupsehat.org/bahaya-hp-bagi-kesehatan/

Senam Otak Segarkan Pikiran

Otak kita terdiri dari dua belahan, kiri dan kanan. Anehnya, 85 persen orang di dunia ini ternyata hidup dengan mengandalkan otak kiri saja. Sebagian dari sisanya menggunakan kombinasi keduanya, dan sebagian lagi memakai otak kanan. Itulah kesimpulan beberapa penelitian tentang otak.

Dari segi fungsi, otak yang terdiri dari dua belahan kiri dan kanan itu seolah memiliki tiga dimensi yang saling berhubungan. Dengan mengoptimalkan penggunaan seluruh bagian ini, fungsi otak dapat dioptimalkan. Sayang, tak semua orang mampu melakukannya. Salah satu cara mengoptimalkan penggunaan semua dimensi otak adalah senam otak.


Tak Perlu Waktu Khusus

Senam otak atau brain gym adalah serangkaian latihan berbasis gerakan tubuh sederhana. Gerakan itu dibuat untuk merangsang otak kiri dan kanan (dimensi lateralitas); meringankan atau merelaksasi belakang otak dan bagian depan otak (dimensi pemfokusan); merangsang sistem yang terkait dengan perasaan/emosional, yakni otak tengah (limbis) serta otak besar (dimensi pemusatan).

Sebagai pemula, Anda bisa melakukannya lewat gerakan sederhana sambil melakukan kegiatan sehari-hari. “Senam ini bisa dilakukan tanpa waktu khusus. Sambil nonton televisi juga bisa,” ujar Dra. Hj. Kartika Sapardjiman, pempimpin Kelas Brain Gym di Rumah Sakit Kartika, Pulo Mas, Jakarta Timur. Tapi, imbuh Kartika yang saat ini membimbin tujuh peserta, termasuk seorang ibu hamil, sebelum mempraktikkan sendiri Anda perlu bimbingan instruktur khusus.


Populer di Amerika dan Eropa

Menurut Paul E. Denisson Ph.D., ahli senam otak dari lembaga Educational Kinesiology, Amerika Serikat, meski sederhana, brain gym mampu memudahkan kegiatan belajar dan melakukan penyesuaian terhadap ketegangan, tantangan, dan tuntutan hidup sehari-hari. Pakar penelitian otak inilah yang pertama kali memperkenalkan metode terapi ini di Amerika, 19 tahun silam.

Awalnya senam otak dimanfaatkan untuk anak yang mengalami gangguan hiperaktif, kerusakan otak, sulit konsentrasi dan depresi. Namun dalam perkembangannya setiap orang bisa memanfaatkannya untuk beragam kegunaan.

Saat ini, di Amerika dan Eropa brain gym sedang digemari. Banyak orang yang merasa terbantu melepaskan stres, menjernihkan pikiran, meningkatkan daya ingat, dsb. Berminat? Selamat mencoba! PG

Macam Gerakan Brain Games :

# Gerakan Sakelar Otak:

Sakelar otak (jaringan lunak di bawah tulang selangka di kiri dan kanan tulang dada) dipijat selama 20-30 detik dengan satu tangan, sementara tangan lainnya memegang atau memijat sebelah kanan dan kiri pusar.

Mengoptimalkan pengiriman pesan dari otak kiri ke kanan atau sebaliknya, meningkatkan penerimaan oksigen, dan menstimulasi aliran darah agar lebih lancar mengalir ke otak.

Guna: mengoptimalkan keterampilan motorik halus, memperbaiki sikap tubuh, meningkatkan energi, mengurangi stres visual dan relaksasi tengkuk serta bahu.

# Gerakan Silang

Gerakan ini mengaktifkan hubungan kedua sisi otak dan merupakan gerakan pemanasan untuk semua keterampilan yang memerlukan penyeberangan garis tengah bagian lateral tubuh.

* Mengaktifkan gerakan mata dari kiri ke kanan, meningkatkan harmonisasi penglihatan (binokular)

* Guna: mengoptimalkan pekerjaan menulis, mendengar, membaca dan memahami, meningkatkan stamina, memperbaiki
pernapasan, pendengaran dan penglihatan.

# Tombol Bumi

Ujung salah satu tangan menyentuh bawah bibir, ujung jari lainnya di pinggir atas tulang kemaluan (15 cm di bawah pusar). Di sentuh selama 30 detik atau 4-6 kali tarikan napas penuh.

* Meningkatkan koordinasi dan konsentrasi (melihat secara vertikal dan horizontal sekaligus tanpa keliru, seperti saat membaca
kolom dalam tabel).

* Guna: mengurangi kelelahan mental (stres), mengoptimalkan jenis pekerjaan seperti organisasi, perancangan seni, pembukuan.

# Tombol Imbang

Gerakan ini akan mengembalikan tiga dimensi keseimbangan tubuh (kiri-kanan, atas-bawah, depan-belakang). Tekan ’tombol imbang’ -— 4-5 cm ke kiri dan ke kanan dari garis tengah/lekukan di batas rambut antara tengkorak dan tengkung di atas tulang belakang -— sementara tangan satunya menyentuh pusar, selama 30 detik.

* Meningkatkan konsentrasi, pengambilan keputusan, pemikiran asosiatif, kepekaan indrawi untuk keseimbangan, menjernihkan
pikiran dan menjaga badan tetap relaks

* Guna: mengerti konsep yang tersirat (saat membaca), mengkritisi, mengurangi mabuk perjalanan dan tekanan di kuping karena
perubahan ketingian, mengoptimalkan pekerjaan menulis laporan, memakai telepon atau komputer.

# Kait Relaks

Tumpangkan kaki kiri di atas kaki kanan, dan tangan kiri di atas tangan kanan dengan posisi jempol ke bawah. Jemari kedua tangan saling menggenggam, kemudian tarik tangan ke arah pusar dan terus ke depan dada. Pejamkan mata dan saat menarik napas, lidah ditempelkan ke langit-langit mulut dan lepaskan saat mengembuskan napas. Berikutnya, buka silangan kaki, dan ujung-ujung jari tangan saling bersentuhan secara halus di dada atau di pangkuan, sambil mengambil napas dalam 1 menit lagi

* Meningkatkan koordinasi motorik halus dan pemikiran logis, dan pemusatan emosional.

* Guna: mendengar aktif, berbicara lugas, menghadapi tes dan bekerja dengan papan ketik, pengendalian diri dan keseimbangan.


Catatan: Untuk mencegah ketegangan otot, sebelum memulai latihan Anda sebaiknya minum beberapa gelas air putih. Jumlah air yang harus dikonsumsi sekitar sepertiga kali berat tubuh.

Senam Kesegaran Otak



Seringkali kita menggunakan organ tubuh sebelah kanan. Penggunaan organ tubuh sebelah kanan dalam waktu yang terus menerus, dapat menyebabkan otak kiri terbebani. Hal ini terjadi, karena sistem kerja otak dan tubuh kita menyilang. Kondisi yang demikian menyebabkan otak kanan dan otak kiri menjadi timpang, tidak seimbang.

Menyeimbangkan otak kanan dan otak kiri sangat penting. Otak kanan biasanya berisi hal-hal yang bersifat emosional, seni, dan berperasaan. Sedangkan otak kiri lebih bersifat rasional dan abstrak. Umumnya, otak sebelah kanan banyak digunakan oleh wanita, dan otak kiri lebih banyak digunakan untuk pria. Senam otak dapat membantu memaksimalkan kerja otak kanan dan otak kiri. Senam otak terkait dengan ilmu gerak tubuh, yaitu gerakan tubuh yang dirangkai dan dipadukan, sehingga dapat membantu memaksimalkan fungsi otak. Senam otak akan memfasilitasi agar beban otak kanan dan otak kiri sama dan seimbang.

Senam otak tidak hanya untuk mereka yang berusia lanjut. Senam otak juga baik dilakukan oleh ibu-ibu hamil, karena dapat membantu meredakan ketegangan, menyiapkan otot-otot, atau berefek relaksasi saat persalinan. Senam otak juga penting dilakukan bayi, anak yang berusia di bawah 3 tahun, atau usia pra sekolah. Mereka yang sering merasa was-was dan stres juga sangat baik melakukan senam ini.

Senam otak dapat membuat orang yang melakukannya :

Terhindar dari rasa stres
Merasa lebih awet muda
Dapat menyikapi permasalahan dengan lebih tenang
Bugar, sehat, dan fit
Menunda kedatangan menopause
Sebagai sarana untuk mencegah dan memudahkan penyembuhan terhadap penyakit

Senam otak sangat mudah dilakukan dan sederhana. Gerakan senam otak ini haruslah dilakukan secara berurutan. Awali dengan minum air putih secukupnya, untuk membantu memberikan energi langsung ke otak, membantu pencernaan, dan metabolisme tubuh. Anda dapat melakukannya hanya dengan menghabiskan waktu sekitar 7 menit setiap berlatih. Urutan gerakannya antara lain seperti :

Minum air putih secukupnya.
Lakukan pernafasan perut (menghirup lalu mengeluarkannya kembali sebanyak 4 hingga 8 kali).
Melihat ke kanan dan ke kiri selama 4 hingga 8 kali dengan melakukan pernafasan perut.
Santai selama 4 hingga 8 kali pernafasan perut.
Letakkan kaki rata di atas lantai. Ujung-ujung jari tangan dan kaki saling bersentuhan selama 4 hingga 8 kali pernafasan perut.
Rentangkan kedua tangan Anda seluas mungkin dan senyaman mungkin. Gerakan ini dilakukan untuk memadukan otak. Sementara itu bayangkan otak kiri dan otak kanan menjadi satu, dengan menyatukan kedua tangan selama 4 hingga 8 kali pernafasan perut.
Sentuh titik-titik di bagian kepala bagian kiri dan kanan selama 4 hingga 8 kali pernafasan perut.
Silangkan kaki secara bergantian sebanyak 10 hingga 25 kali.

Beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk menjaga kesegaran otak :

Hindari rasa stres, cemas, dan depresi.
Hindari polusi. Udara yang polusi dapat mengakibatkan berkurangnya oksigen yang terserap ke otak, sehingga otak tidak dapat berkembang dengan optimal.
Makanlah makanan yang bergizi.
Berolahraga secara teratur untuk menjaga keseimbangan otak dan memaksimalkannya.

Kegiatan senam tersebut juga dapat digunakan oleh siswa-siswi kita, tentunya dengan sedikit modifikasi agar tidak terlalu berat sehingga PBM dapat berlangsung dengan enjoy dan menyenangkan

Contoh Senam Keseimbangan Otak Kiri dan Kanan:


senam-otak-gerakan-tangan-kiri


senam-otak-gerakan-menyilang

KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN RUMAH SAKIT

1. Pengertian kepuasan
epuasan menurut Kamus Bahasa Indonesia adalah puas; merasa senang; perihal (hal yang bersifat puas, kesenangan, kelegaan dan sebagainya). Kepuasan dapat diartikan sebagai perasaan puas, rasa senang dan kelegaan seseorang dikarenakan mengkonsumsi suatu produk atau jasa untuk mendapatkan pelayanan suatu jasa.
Menurut Oliver (dalam Supranto, 2001) mendefinisikan kepuasan sebagai tingkat perasaan seseorang setelah membandingkan kinerja atau hasil yang dirasakannya dengan harapannya. Tingkat kepuasan merupakan fungsi dari perbedaan antara kinerja yang dirasakan dengan harapan. Apabila kinerja dibawah harapan, maka pelanggan akan sangat kecewa. Bila kinerja sesuai harapan, maka pelanggan akan sangat puas. Sedangkan bila kinerja melebihi harapan pelanggan akan sangat puas harapan pelanggan dapat dibentuk oleh pengalaman masa lampau, komentar dari kerabatnya serta janji dan informasi dari berbagai media. Pelanggan yang puas akan setia lebih lama, kurang sensitive terhadap harga dan memberi komentar yang baik tentang perusahaan tersebut.
Menurut Kotler (1988) kepuasan adalah tingkat kepuasan seseorang setelah membandingkan kinerja atau hasil yang dirasakan dibandingkan dengan harapannya. Jadi kepuasan atau ketidakpuasan adalah kesimpulan dari interaksi antara harapan dan pengalaman sesudah memakai jasa atau pelayanan yang diberikan. Upaya untuk mewujudkan kepuasan pelanggan total bukanlah hal yang mudah, Mudie dan Cottom menyatakan bahwa kepuasan pelanggan total tidak mungkin tercapai, sekalipun hanya untuk sementara waktu (Tjiptono, 1997).
Berdasarkan uraian dari beberapa ahli tersebut diatas, maka dapat disimpulkan bahwa kepuasan adalah perasaan senang, puas individu karena antara harapan dan kenyataan dalam memakai dan pelayanan yang diberikan terpenuhi.

2. Pengertian kepuasan pasien
Memahami kebutuhan dan keinginan konsumen dalam hal ini pasien adalah hal penting yang mempengaruhi kepuasan pasien. Pasien yang puas merupakan aset yang sangat berharga karena apabila pasien puas mereka akan terus melakukan pemakaian terhadap jasa pilihannya, tetapi jika pasien merasa tidak puas mereka akan memberitahukan dua kali lebih hebat kepada orang lain tentang pengalaman buruknya. Untuk menciptakan kepuasan pasien suatu perusahaan atau rumah sakit harus menciptakan dan mengelola suatu system untuk memperoleh pasien yang lebih banyak dan kemampuan untuk mempertahankan pasiennya.
Namun upaya untuk perbaikan atau kesempurnaan kepuasan dapat dilakukan dengan berbagai strategi oleh perusahaan untuk dapat merebut pelanggan. Junaidi (2002) berpendapat bahwa kepuasan konsumen atas suatu produk dengan kinerja yang dirasakan konsumen atas poduk tersebut. Jika kinerja produk lebih tinggi dari harapan konsumen maka konsumen akan mengalami kepuasan.
Hal yang hampir serupa dikemukakan oleh Indarjati (2001) yang menyebutkan adanya tiga macam kondisi kepuasan yang bisa dirasakan oleh konsumen berkaitan dengan perbandingan antara harapan dan kenyataan, yaitu jika harapan atau kebutuhan sama dengan layanan yang diberikan maka konsumen akan merasa puas. Jika layanan yang diberikan pada konsumen kurang atau tidak sesuai dengan kebutuhan atau harapan konsumen maka konsumen menjadi tidak puas. Kepuasan konsumen merupakan perbandingan antara harapan yang dimiliki oleh konsumen dengan kenyataan yang diterima oleh konsumen dengan kenyataan yang diterima oleh konsumen dengan kenyataan yang diterima oleh konsumen pada saat mengkonsumsi produk atau jasa.
onsumen yang mengalami kepuasan terhadap suatu produk atau jasa dapat dikategorikan ke dalam konsumen masyarakat, konsumen instansi dan konsumen individu. Dalam penelitian ini peneliti menitikberatkan pada kepuasan pasien. Pasien adalah orang yang karena kelemahan fisik atau mentalnya menyerahkan pengawasan dan perawatannya, menerima dan mengikuti pengobatan yang ditetapkan oleh tenaga kesehatan (Prabowo, 1999). Sedangkan Aditama (2002) berpendapat bahwa pasien adalah mereka yang di obati dirumah sakit.
erdasarkan uraian dari beberapa ahli tersebut diatas, maka dapat disimpulkan bahwa kepuasan pasien adalah perasaan senang, puas individu karena terpenuhinya harapan atau keinginan dalam menerima jasa pelayanan kesehatan.

3. Faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien
Menurut pendapat Budiastuti (2002) mengemukakan bahwa pasien dalam mengevaluasi kepuasan terhadap jasa pelayanan yang diterima mengacu pada beberapa faktor, antara lain :
. Kualitas produk atau jasa
Pasien akan merasa puas bila hasil evaluasi mereka menunjukkan bahwa produk atau jasa yang digunakan berkualitas. Persepsi konsumen terhadap kualitas poduk atau jasa dipengaruhi oleh dua hal yaitu kenyataan kualitas poduk atau jasa yang sesungguhnya dan komunikasi perusahaan terutama iklan dalam mempromosikan rumah sakitnya.
. Kualitas pelayanan
Memegang peranan penting dalam industri jasa. Pelanggan dalam hal ini pasien akan merasa puas jika mereka memperoleh pelayanan yang baik atau sesuai dengan yang diharapkan.
. Faktor emosional
Pasien yang merasa bangga dan yakin bahwa orang lain kagum terhadap konsumen bila dalam hal ini pasien memilih rumah sakit yang sudah mempunyai pandangan “rumah sakit mahal”, cenderung memiliki tingkat kepuasan yang lebih tinggi.
. Harga
Harga merupakan aspek penting, namun yang terpenting dalam penentuan kualitas guna mencapai kepuasan pasien. Meskipun demikian elemen ini mempengaruhi pasien dari segi biaya yang dikeluarkan, biasanya semakin mahal harga perawatan maka pasien mempunyai harapan yang lebih besar. Sedangkan rumah sakit yang berkualitas sama tetapi berharga murah, memberi nilai yang lebih tinggi pada pasien.
. Biaya
Mendapatkan produk atau jasa, pasien yang tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan atau tidak perlu membuang waktu untuk mendapatkan jasa pelayanan, cenderung puas terhadap jasa pelayanan tersebut.
Tjiptono (1997) kepuasan pasien ditentukan oleh beberapa faktor antara lain, yaitu :
a. Kinerja (performance), berpendapat pasien terhadap karakteristik operasi dari pelayanan inti yang telah diterima sangat berpengaruh pada kepuasan yang dirasakan. Wujud dari kinerja ini misalnya : kecepatan, kemudahan, dan kenyamanan bagaimana perawat dalam memberikan jasa pengobatan terutama keperawatan pada waktu penyembuhan yang relatif cepat, kemudahan dalam memenuhi kebutuhan pasien dan kenyamanan yang diberikan yaitu dengan memperhatikan kebersihan, keramahan dan kelengkapan peralatan rumah sakit.
. Ciri-ciri atau keistimewaan tambahan (features), merupakan karakteristik sekunder atau karakteristik pelengkap yang dimiliki oleh jasa pelayanan, misalnya : kelengkapan interior dan eksterior seperti televisi, AC, sound system, dan sebagainya.
c. Keandalan (reliability), sejauhmana kemungkinan kecil akan mengalami ketidakpuasan atau ketidaksesuaian dengan harapan atas pelayanan yang diberikan. Hal ini dipengaruhi oleh kemampuan yang dimiliki oleh perawat didalam memberikan jasa keperawatannya yaitu dengan kemampuan dan pengalaman yang baik terhadap memberikan pelayanan keperawatan dirumah sakit.
d. Kesesuaian dengan spesifikasi (conformance to spesification), yaitu sejauh mana karakteristik pelayanan memenuhi standart-standart yang telah ditetapkan sebelumnya. Misalnya : standar keamanan dan emisi terpenuhi seperti peralatan pengobatan.
. Daya tahan (durability), berkaitan dengan beberapa lama produk tersebut digunakan. Dimensi ini mencakup umur teknis maupun umur ekonomis dalam penggunaan peralatan rumah sakit, misalnya : peralatan bedah, alat transportasi, dan sebagainya.
. Service ability, meliputi kecepatan, kompetensi, serta penanganan keluhan yang memuaskan. Pelayanan yang diberikan oleh perawat dengan memberikan penanganan yang cepat dan kompetensi yang tinggi terhadap keluhan pasien sewaktu-waktu.
g. Estetika, merupakan daya tarik rumah sakit yang dapat ditangkap oleh panca indera. Misalnya : keramahan perawat, peralatan rumah sakit yang lengkap dan modern, desain arsitektur rumah sakit, dekorasi kamar, kenyamanan ruang tunggu, taman yang indah dan sejuk, dan sebagainya.
. Kualitas yang dipersepsikan (perceived quality), citra dan reputasi rumah sakit serta tanggung jawab rumah sakit. Bagaimana kesan yang diterima pasien terhadap rumah sakit tersebut terhadap prestasi dan keunggulan rumah sakit daripada rumah sakit lainnya dan tangggung jawab rumah sakit selama proses penyembuhan baik dari pasien masuk sampai pasien keluar rumah sakit dalam keadaan sehat.
Sementara itu ahli lain Moison, Walter dan White (dalam Haryanti, 2000) menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan konsumen, yaitu :
. Karakteristik produk, produk ini merupakan kepemilikan rumah sakit yang bersifat fisik antara lain gedung dan dekorasi. Karakteristik produk rumah sakit meliputi penampilan bangunan rumah sakit, kebersihan dan tipe kelas kamar yang disediakan beserta kelengkapannya.
b. Harga, yang termasuk didalamnya adalah harga produk atau jasa. Harga merupakan aspek penting, namun yang terpenting dalam penentuan kualitas guna mencapai kepuasan pasien. Meskipun demikian elemen ini mempengaruhi pasien dari segi biaya yang dikeluarkan, biasanya semakin mahal harga perawatan maka pasien mempunyai harapan yang lebih besar.
. Pelayanan, yaitu pelayanan keramahan petugas rumah sakit, kecepatan dalam pelayanan. Rumah sakit dianggap baik apabila dalam memberikan pelayanan lebih memperhatikan kebutuhan pasien maupun orang lain yang berkunjung di rumah sakit. kepuasan muncul dari kesan pertama masuk pasien terhadap pelayanan keperawatan yang diberikan. Misalnya : pelayanan yang cepat, tanggap dan keramahan dalam memberikan pelayanan keperawatan.
d. Lokasi, meliputi letak rumah sakit, letak kamar dan lingkungannya. Merupakan salah satu aspek yang menentukan pertimbangan dalam memilih rumah sakit. Umumnya semakin dekat rumah sakit dengan pusat perkotaan atau yang mudah dijangkau, mudahnya transportasi dan lingkungan yang baik akan semakin menjadi pilihan bagi pasien yang membutuhkan rumah sakit tersebut.
e. Fasilitas, kelengkapan fasilitas rumah sakit turut menentukan penilaian kepuasan pasien, misalnya fasilitas kesehatan baik sarana dan prasarana, tempat parkir, ruang tunggu yang nyaman dan ruang kamar rawat inap. Walaupun hal ini tidak vital menentukan penilaian kepuasan pasien, namun rumah sakit perlu memberikan perhatian pada fasilitas rumah sakit dalam penyusunan strategi untuk menarik konsumen.
. Image, yaitu citra, reputasi dan kepedulian rumah sakit terhadap lingkungan. Image juga memegang peranan penting terhadap kepuasan pasien dimana pasien memandang rumah sakit mana yang akan dibutuhkan untuk proses penyembuhan. Pasien dalam menginterpretasikan rumah sakit berawal dari cara pandang melalui panca indera dari informasi-informasi yang didapatkan dan pengalaman baik dari orang lain maupun diri sendiri sehingga menghasilkan anggapan yang positif terhadap rumah sakit tersebut, meskipun dengan harga yang tinggi. Pasien akan tetap setia menggunakan jasa rumah sakit tersebut dengan harapan-harapan yang diinginkan pasien.
. Desain visual, meliputi dekorasi ruangan, bangunan dan desain jalan yang tidak rumit. Tata ruang dan dekorasi rumah sakit ikut menentukan kenyamanan suatu rumah sakit, oleh karena itu desain dan visual harus diikutsertakan dalam penyusunan strategi terhadap kepuasan pasien atau konsumen.
. Suasana, meliputi keamanan, keakraban dan tata lampu. Suasana rumah sakit yang tenang, nyaman, sejuk dan indah akan sangat mempengaruhi kepuasan pasien dalam proses penyembuhannya. Selain itu tidak hanya bagi pasien saja yang menikmati itu akan tetapi orang lain yang berkunjung ke rumah sakit akan sangat senang dan memberikan pendapat yang positif sehingga akan terkesan bagi pengunjung rumah sakit tersebut.
. Komunikasi, yaitu tata cara informasi yang diberikan pihak penyedia jasa dan keluhan-keluhan dari pasien. Bagaimana keluhan-keluhan dari pasien dengan cepat diterima oleh penyedia jasa terutama perawat dalam memberikan bantuan terhadap keluhan pasien. Misalnya adanya tombol panggilan didalam ruang rawat inap, adanya ruang informasi yang memadai terhadap informasi yang akan dibutuhkan pemakai jasa rumah sakit seperti keluarga pasien maupun orang yang bekunjung di rumah sakit.
aka dapat ditarik kesimpulan bahwa faktor-faktor kepuasan pasien adalah : kualitas jasa, harga, emosional, kinerja, estetika, karakteristik produk, pelayanan, lokasi, fasilitas, komunikasi, suasana, dan desain visual .

4. Aspek – aspek yang mempengaruhi kepuasan pasien
Menurut Griffith (1987) ada beberapa aspek-aspek yang mempengaruhi perasaan puas pada seseorang yaitu :
a. Sikap pendekatan staf pada pasien yaitu sikap staf terhadap pasien ketika pertama kali datang di rumah sakit.
b. Kualitas perawatan yang diterima oleh pasien yaitu apa saja yang telah dilakukan oleh pemberi layanan kepada pasien, seberapa pelayanan perawatan yang berkaitan dengan proses kesembuhan penyakit yang diderita pasien dan kelangsungan perawatan pasien selama berada dirumah sakit.
c. Prosedur administrasi yaitu berkaitan dengan pelayanan administrasi pasien dimulai masuk rumah sakit selama perawatan berlangsung sampai keluar dari rumah sakit.
. Waktu menunggu yaitu berkaitan dengan waktu yang diperbolehkan untuk berkunjung maupun untuk menjaga dari keluarga maupun orang lain dengan memperhatikan ruang tunggu yang memenuhi standar-standar rumah sakit antara lain : ruang tunggu yang nyaman, tenang, fasilitas yang memadai misalnya televisi, kursi, air minum dan sebagainya.
e. Fasilitas umum yang lain seperti kualitas pelayanan berupa makanan dan minuman, privasi dan kunjungan. Fasilitas ini berupa bagaimana pelayanan terhadap pemenuhan kebutuhan pasien seperti makanan dan minuman yang disediakan dan privasi ruang tunggu sebagai sarana bagi orang-orang yang berkunjung di rumah sakit.
f. Fasilitas ruang inap untuk pasien yang harus rawat. Fasilitas ruang inap ini disediakan berdasarkan permintaan pasien mengenai ruang rawat inap yang dikehendakinya.
g. Hasil treatment atau hasil perawatan yang diterima oleh pasien yaitu perawatan yang berkaitan dengan kesembuhan penyakit pasien baik berapa operasi, kunjungan dokter atau perawat.
ingkat kepuasan antar individu satu dengan individu lain berbeda. Hal ini terjadi karena adanya pengaruh dari faktor jabatan, umur, kedudukan sosial, tingkat ekonomi, pendidikan, jenis kelamin, sikap mental dan kepribadian (Sugiarto, 1999)
Kepuasan pasien atau konsumen berdasarkan teori-teori diatas tidak hanya dipengaruhi oleh jasa yang dihasilkan oleh suatu rumah sakit semata, tetapi juga dipengaruhi oleh pelayanan yang diberikan oleh petugas rumah sakit baik dokter, perawat, dan karyawan-karyawan lainnya.
Berdasarkan pandangan beberapa ahli diatas dapat disimpulkan bahwa aspek-aspek yang mempengaruhi kepuasan pada pasien adalah sebagai berikut :
a. Sikap pendekatan staf pada pasien yaitu sikap staf terhadap pasien ketika pertama kali datang di rumah sakit.
b. Kualitas perawatan yang diterima oleh pasien yaitu apa saja yang telah dilakukan oleh pemberi layanan kepada pasien, seberapa pelayanan perawatan yang berkaitan dengan proses kesembuhan penyakit yang diderita pasien dan kelangsungan perawatan pasien selama berada dirumah sakit.
c. Prosedur administrasi yaitu berkaitan dengan pelayanan administrasi pasien dimulai masuk rumah sakit selama perawatan berlangsung sampai keluar dari rumah sakit.
d. Fasilitas – fasilitas yang disediakan rumah sakit yaitu fasilitas ruang inap, kualitas makanan atau kios-kios penjual makanan yang terjamin kesehatannya, privasi dan waktu kunjungan pasien.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls